BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Pembiayaan & KUR

BPDP dan PT Triputra Agro Dorong Produktivitas Petani Sawit Rp5,6 Miliar

2 April 2026|Bantuan pupuk dan herbisida
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
BPDP dan PT Triputra Agro Dorong Produktivitas Petani Sawit Rp5,6 Miliar

Gambar menunjukkan pertumbuhan jamur Ganoderma pada pohon kelapa sawit, indikasi awal penyakit tanaman sawit yang berbahaya.

Dukungan BPDP dan PT Triputra Agro Persada Tbk membantu petani sawit dengan bantuan Rp5,6 miliar dan pelatihan produktivitas untuk meningkatkan hasil.

(2026/04/02) Program dukungan untuk petani sawit semakin kuat dengan penyaluran bantuan pupuk dan herbisida senilai Rp5,6 miliar dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) serta program pelatihan produktivitas oleh PT Triputra Agro Persada Tbk. Keduanya berupaya meningkatkan hasil kebun petani di Indonesia.

Bantuan dari BPDP ini disalurkan kepada petani di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, sebagai bagian dari program sarana dan prasarana yang bertujuan untuk mendorong produktivitas kebun rakyat. Salah satu penerima bantuan, KUD Bukit Jaya, mengelola lahan sawit seluas 222,5 hektare yang sebelumnya mengikuti program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tahap pertama. Ketua KUD Bukit Jaya, Edy Setyawan, menyatakan bahwa bantuan ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan tanaman sawit yang kini berusia lima tahun.

Sementara itu, PT Triputra Agro Persada Tbk melaksanakan program pelatihan bernama Petani Berkualitas dan Sejahtera (Perkasa). Program ini diluncurkan untuk seluruh perusahaan anaknya di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas agronomi dan produktivitas kebun petani secara konsisten. Maijan, salah satu petani sawit dari Desa Suak Putat, Muaro Jambi, merasakan perubahan positif dalam praktik pemupukan yang lebih terstruktur dan terencana berkat pelatihan tersebut.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Dengan dukungan BPDP dan inisiatif dari PT Triputra Agro, petani sawit diharapkan dapat mengatasi tantangan yang dihadapi dalam industri saat ini, seperti fluktuasi harga dan persaingan pasar global. Data dari BPDP menunjukkan bahwa bantuan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi petani sawit di Indonesia.

Ke depan, sinergi antara dukungan pemerintah dan perusahaan swasta sangat penting untuk memastikan keberhasilan program-program seperti ini. Keterlibatan aktif petani dalam program pelatihan dan pemanfaatan bantuan pupuk dan herbisida akan menentukan keberlanjutan produksi sawit di Indonesia, serta meningkatkan posisi negara di pasar global.

Sumber: