BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Produk Konsumer

Dodol Kelapa Sawit Jadi Produk Unggulan UMKM di Musi Banyuasin

22 Februari 2026|Dodol kelapa sawit UMKM
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Dodol Kelapa Sawit Jadi Produk Unggulan UMKM di Musi Banyuasin

Sabun alami yang terbuat dari produk hilir kelapa sawit menunjukkan potensi hilirisasi industri sawit di Indonesia.

UMKM di Musi Banyuasin berhasil mengembangkan dodol kelapa sawit sebagai produk unggulan, menarik perhatian konsumen baik lokal maupun internasional.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Macang Sakti, Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin, telah menunjukkan potensi besar dalam pengembangan produk berbasis kelapa sawit. Salah satu pelaku UMKM, Yulianti, berhasil menciptakan dodol kelapa sawit yang berkualitas tinggi tanpa pemanis buatan, dan kini produk ini menjadi salah satu andalan di daerah tersebut.

Yulianti memulai usahanya dengan memanfaatkan bahan baku kelapa sawit lokal, yang tidak hanya memberikan cita rasa yang unik, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dodol kelapa sawit yang diproduksinya tersedia dalam berbagai varian rasa, termasuk dodol rasa kacang yang menjadi favorit banyak konsumen. Keberhasilan produk ini tidak lepas dari upaya promosi yang dilakukan oleh Yulianti, termasuk melalui podcast di Radio Gema Randik, yang merupakan inisiatif dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Musi Banyuasin yang ke-68.

Keberhasilan dodol kelapa sawit ini menggambarkan bagaimana inovasi dalam pengolahan produk kelapa sawit dapat memberikan nilai tambahan bagi pelaku UMKM. Selain meningkatkan pendapatan, produk ini juga berpotensi untuk memperluas pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Yulianti berharap, dengan meningkatnya popularitas dodol kelapa sawit, ia dapat menginspirasi pelaku UMKM lainnya untuk mengembangkan produk berbasis kelapa sawit yang berkualitas.

Inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendorong hilirisasi industri kelapa sawit di Indonesia. Hilirisasi bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk kelapa sawit, yang selama ini lebih banyak diekspor dalam bentuk bahan mentah. Melalui pengolahan yang lebih lanjut, produk-produk dari kelapa sawit, seperti dodol, minyak, dan berbagai makanan olahan lainnya, diharapkan dapat menembus pasar global dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.

Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan upaya inovatif dari pelaku UMKM, produk dodol kelapa sawit ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan individu, tetapi juga mencerminkan potensi besar industri kelapa sawit Indonesia. Diharapkan ke depannya, lebih banyak pelaku usaha yang termotivasi untuk berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan industri yang berkelanjutan.

Sumber:

  • Dodol Kelapa Sawit dari Macang Sakti Jadi Andalan UMKM di Musi Banyuasin — Hai Sawit (2024-09-07)