GAPKI Sumsel Berikan Santunan kepada Siswa Yatim Duafa di Bulan Ramadhan

Gambar menunjukkan minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang dihasilkan dari buah kelapa sawit segar di Indonesia.
GAPKI Sumatera Selatan memberikan dukungan kepada 390 siswa Rumah Tahfidz Yatim Duafa dengan santunan dan pengenalan industri kelapa sawit.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumatera Selatan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan santunan kepada 390 siswa dan siswi Rumah Tahfidz Yatim Duafa (RTYD) di Desa Quran, Palembang. Acara penyerahan santunan ini dilaksanakan pada Rabu, 3 April 2024, yang bertepatan dengan bulan Ramadhan, bulan yang identik dengan berbagi dan berbuat baik.
Dalam acara tersebut, pengurus GAPKI yang dipimpin oleh Sekretaris GAPKI Sumsel, Zaghlul Darwis, hadir untuk memberikan semangat kepada para siswa. Santunan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan finansial, tetapi juga mencakup pengenalan industri kelapa sawit. Anung Riyanta, yang menjabat sebagai Pengurus GAPKI Sumsel Bidang Komunikasi, Publikasi, dan Kampanye Positif, menjelaskan kepada para siswa tentang pentingnya industri kelapa sawit bagi perekonomian Indonesia dan bagaimana mereka dapat berkontribusi di masa depan.
GAPKI Sumsel bertujuan untuk tidak hanya berbagi kebahagiaan melalui santunan, tetapi juga untuk menginspirasi generasi muda agar tetap semangat dalam belajar dan mengejar cita-cita mereka. Zaghlul Darwis menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung pendidikan dan masa depan anak-anak yatim duafa, terutama di bulan yang penuh berkah ini.
- Wilmar dan Forwatan Edukasi Generasi Muda di Tengah Tantangan Industri Sawit (8 Maret 2026)
- PTPN IV Salurkan Bantuan Bencana Banjir Serta Kasus Perampokan di Industri Sawit (22 Februari 2026)
- Smart Batik Raih Penghargaan Gender Champion di Yogyakarta (22 Februari 2026)
- GAPKI Tunjukkan Kepedulian Melalui Bantuan untuk Korban Banjir di Luwu Utara (22 Februari 2026)
Dengan adanya kegiatan ini, GAPKI berharap dapat mendorong lebih banyak perusahaan dan individu untuk berpartisipasi dalam program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Inisiatif semacam ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya memberikan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan, serta mengenalkan mereka pada berbagai aspek industri dan peluang yang ada di masa depan.
Melalui santunan dan edukasi yang diberikan, GAPKI tidak hanya membantu meringankan beban para siswa tetapi juga menanamkan semangat untuk belajar dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa industri kelapa sawit dapat berkontribusi secara positif terhadap masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak yang kurang beruntung.
Sumber:
- Program Santunan GAPKI: Membantu 390 Siswa Rumah Tahfidz Yatim Duafa — Hai Sawit (2024-04-17)