BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Standar & Sertifikasi Global

Indonesia Memimpin Pelatihan Internasional dalam Pengelolaan Kelapa Sawit Berkelanjutan

22 Februari 2026|Pelatihan pengelolaan kelapa sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Indonesia Memimpin Pelatihan Internasional dalam Pengelolaan Kelapa Sawit Berkelanjutan

Prabowo memberikan pidato mengenai pentingnya industri kelapa sawit untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Indonesia menjadi tuan rumah pelatihan internasional pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan, diikuti oleh 36 peserta dari 17 negara. Ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mempromosikan praktik berkelanjutan di industri sawit global.

Indonesia kembali menunjukkan posisinya sebagai pemimpin dalam pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan dengan menyelenggarakan pelatihan internasional yang diikuti oleh 36 peserta dari 17 negara. Pelatihan yang berlangsung di Kota Bogor, Jawa Barat, ini dilaksanakan dari tanggal 22 Juni hingga 2 Juli 2024, dan diorganisir melalui kolaborasi antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, IPB University, serta Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI).

Pelatihan yang bertajuk "Peningkatan Kapasitas dalam Pengelolaan Kelapa Sawit Berkelanjutan Berbasis Pertanian Rakyat" ini menawarkan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari praktik terbaik serta pengalaman dari Indonesia dalam mengelola kelapa sawit secara berkelanjutan. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk peneliti, pengambil kebijakan, pelaku usaha, dan diplomat, yang semuanya memiliki peran penting dalam pengembangan industri kelapa sawit di negara masing-masing.

Dalam pembukaan acara, perwakilan dari Kementerian Luar Negeri RI menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam mencapai tujuan keberlanjutan. "Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dapat diterapkan di negara-negara peserta, sehingga praktik pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan dapat diperluas dan diadopsi secara global," ujarnya.

Selain pembelajaran teori, peserta juga akan terlibat dalam kegiatan lapangan yang memungkinkan mereka untuk melihat langsung praktik pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jaringan antar negara dan menciptakan forum bagi pertukaran pengalaman dan pengetahuan di sektor kelapa sawit.

Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa industri ini dikelola dengan cara yang berkelanjutan. Pelatihan ini adalah langkah konkret dalam upaya tersebut, dan menunjukkan komitmen Indonesia untuk berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial dalam industri sawit global.

Dengan semakin banyaknya negara yang terlibat dalam pelatihan ini, diharapkan bahwa prakarsa ini dapat menjadi model bagi negara-negara lain dalam mengelola sumber daya alam mereka secara bertanggung jawab. Pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan bukan hanya penting untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga untuk memastikan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada industri ini.

Sumber:

  • 17 Negara Ikuti Pelatihan Sawit di Indonesia — Hai Sawit (2024-06-25)