Indonesia Memperkuat Kerja Sama Internasional di Sektor Pertanian dan Investasi

Prabowo mengenakan baju biru saat memberikan pidato resmi tentang industri kelapa sawit dalam konteks kepresidenan.
Indonesia aktif menjalin kerja sama internasional dengan Jepang dan Turki untuk memperkuat investasi dan ekspor di sektor pertanian, termasuk kelapa sawit.
Indonesia semakin memperkuat posisi di kancah internasional dengan menjalin kerja sama strategis di sektor pertanian dan investasi. Dalam upaya menarik minat investor asing, terutama dari Jepang, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM tengah merancang pendekatan yang lebih terintegrasi untuk mempromosikan potensi investasi di dalam negeri. Menurut Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal, Nurul Ichwan, fokus utama adalah menarik investasi dalam sepuluh sektor yang berpotensi, yang akan dipromosikan pada ajang World Expo 2025 di Osaka.
Acara ini dianggap sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan potensi investasi kepada dunia. Nurul Ichwan berharap bahwa ajang tersebut bisa mempermudah promosi investasi, mengingat berbagai negara akan berkumpul di satu tempat, sehingga upaya menarik minat investor dapat dilakukan secara efisien.
Di sisi lain, Indonesia juga semakin erat menjalin hubungan dengan Turki, terutama dalam sektor pertanian. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Menteri Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Pertanian dan Kehutanan Turki, İbrahim Yumaklı, pada 12 Februari lalu, menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kerja sama di bidang pertanian dan perkebunan.
- Kolaborasi Indonesia dan Pakistan untuk Meningkatkan Budidaya Kelapa Sawit (22 Februari 2026)
- Peluang Emas Ekspor Sawit Indonesia di Pasar Global dan Perdagangan Bebas dengan Eropa (23 Februari 2026)
- Kelapa Sawit Indonesia: Peluang Emas di Tengah Krisis Energi Global (5 Maret 2026)
- Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi Melalui Kerja Sama Internasional (23 Februari 2026)
Melalui MoU ini, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam berbagai sektor pertanian, termasuk komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kopi, dan rempah-rempah. Ini merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor, mengingat potensi permintaan yang terus meningkat di pasar internasional, termasuk di Turki.
Hubungan dagang antara Indonesia dan Turki menunjukkan perkembangan positif, dengan nilai perdagangan yang tercatat mencapai sekitar 3 miliar dolar AS. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Bakrie, menilai masih ada ruang yang luas untuk meningkatkan nilai perdagangan tersebut, terutama dalam sektor-sektor yang menjadi fokus kerja sama.
Dalam konteks yang lebih luas, Indonesia juga berpartisipasi aktif dalam konferensi internasional terkait kelapa sawit, seperti International Conference on Oil Palm and the Environment (ICOPE) 2025 yang diadakan di Bali. Konferensi ini dihadiri lebih dari 500 delegasi dari berbagai negara yang membahas solusi keberlanjutan dalam industri kelapa sawit. Partisipasi Indonesia dalam acara ini menegaskan komitmennya untuk menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim yang dihadapi sektor ini.
Dengan langkah-langkah strategis yang diambil oleh Indonesia, diharapkan kerja sama internasional di sektor pertanian dan investasi dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Kerja sama yang erat dengan Jepang dan Turki, serta partisipasi dalam forum-forum internasional, merupakan langkah penting untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
Sumber:
- RI Dekati Jepang Untuk Berinvestasi di 10 Sektor Ini — CNBC (2025-02-13)
- RI-Turkiye MoU Pertanian, Dorong Ekspor Sawit dan Produk Perkebunan — Hortus (2025-02-13)
- Turki-RI Makin Erat, Negeri Erdogan Doyan Impor Kopi-Cengkeh Indonesia — CNBC (2025-02-13)
- Anindya Bakrie Blak-blakan Nilai Dagang RI dan Turki Baru US$ 3 Miliar — CNBC (2025-02-13)
- ICOPE 2025, Lebih dari 500 Peserta Global Bahas Masa Depan Kelapa Sawit di Bali — Hai Sawit (2025-02-13)
- Indonesia & Turki Genjot Ekspor Pertanian-Perkebunan, Ini Rinciannya — Detik (2025-02-13)
- Strategi Kementerian Investasi Gaet Investor di World Expo 2025 Osaka — CNBC (2025-02-13)
- Di Forum Dunia, Airlangga Beberkan Kisah RI Lawan Proteksionisme Eropa — CNBC (2025-02-13)