BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Kebijakan Energi

Inisiatif Pemerintah dalam Penerapan Biodiesel B40 untuk Mendorong Energi Terbarukan

22 Februari 2026|Penerapan Biodiesel B40
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Inisiatif Pemerintah dalam Penerapan Biodiesel B40 untuk Mendorong Energi Terbarukan

Bahlil Lahadalia berbicara kepada wartawan tentang industri kelapa sawit dan rencana energi sebagai Menteri ESDM 2025-2026.

Pemerintah Indonesia menargetkan penggunaan biodiesel B40 mencapai 16 juta kiloliter pada akhir 2024, sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Pemerintah Indonesia terus berkomitmen dalam upaya transisi energi dengan mendorong penggunaan biodiesel berbasis kelapa sawit, khususnya program B40. Dalam rencana ini, penggunaan biodiesel B40 diharapkan mencapai 16 juta kiloliter hingga akhir tahun 2024. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menurunkan emisi karbon dioksida di berbagai sektor.

Uji coba penggunaan B40 direncanakan melibatkan berbagai sektor, termasuk alat pertanian, industri perkeretaapian, pertambangan, alat berat, perkapalan, dan pembangkit listrik. Fokus awal dari uji coba ini akan dilakukan pada alat pertanian (alsintan) dan industri perkeretaapian. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, mengungkapkan harapan agar semua uji penggunaan dapat diselesaikan pada bulan Desember 2024 sehingga penggunaan B40 secara penuh bisa diterapkan pada tahun 2025.

Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk menyediakan alternatif energi yang lebih bersih, tetapi juga mendukung pertumbuhan industri kelapa sawit dalam negeri. Dengan meningkatnya permintaan terhadap biodiesel berbasis kelapa sawit, diharapkan akan ada peningkatan kesejahteraan bagi petani sawit dan industri terkait. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan komitmen global Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan berkontribusi pada perubahan iklim.

Pengembangan biodiesel B40 diharapkan menjadi pendorong utama dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia, yang merupakan salah satu negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia. Pemanfaatan B40 diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya dalam hal lingkungan, tetapi juga dalam aspek ekonomi dan sosial masyarakat.

Sumber:

  • Uji Coba Penggunaan B40 Diperkirakan Capai 16 Juta Kiloliter — Hai Sawit (2024-07-25)