Investasi Hilirisasi Indonesia Mencapai Rp 136 Triliun, Tumbuh Signifikan

Gambar menunjukkan minyak goreng berkualitas tinggi, produk hilir penting dari industri kelapa sawit Indonesia yang terus berkembang.
Kontribusi hilirisasi terhadap investasi Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan realisasi mencapai Rp 136 triliun pada kuartal I 2025.
Dalam perkembangan positif bagi perekonomian Indonesia, program hilirisasi berhasil mencatatkan investasi sebesar Rp 136,3 triliun pada kuartal I 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu sebesar 79% dibandingkan periode sebelumnya. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa kontribusi hilirisasi kini mencapai 29,3% dari total realisasi investasi nasional yang mencapai Rp 465,2 triliun.
Rosan menambahkan bahwa capaian ini merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Sebelumnya, kontribusi hilirisasi biasanya berada dalam rentang 23% hingga 24%. “Ada yang cukup menarik, adalah realisasi investasi atau kontribusi investasi dari hilirisasi itu mencapai 29,3%. Padahal kalau kita lihat trend-nya selama 3 tahun terakhir ini, biasanya itu ada di range 23% sampai 24%. Nah, ini 29,3%,” ujarnya dalam konferensi pers.
Peningkatan ini tidak terlepas dari berbagai upaya pemerintah dalam mendorong hilirisasi di sektor-sektor strategis, termasuk kelapa sawit, yang merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia. Hilirisasi di sektor kelapa sawit bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat daya saing, dan memperluas lapangan kerja. Dengan meningkatnya investasi di sektor ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan nasional.
- PT Teladan Prima Agro Tbk. Memperkuat Posisi di Sektor Kelapa Sawit Melalui Akuisisi Strategis (23 Februari 2026)
- Kongres Rumah Sawit Indonesia dan Dukungan Riset untuk Industri Kelapa Sawit yang Berkelanjutan (22 Februari 2026)
- Pertumbuhan Positif Industri Kelapa Sawit Indonesia di Tengah Tantangan Global (22 Februari 2026)
- Kelapa Sawit: Kunci Energi Terbarukan dan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan (22 Februari 2026)
Seiring dengan pertumbuhan investasi, pemerintah juga terus berupaya menciptakan iklim bisnis yang kondusif. Hal ini mencakup penyederhanaan regulasi, peningkatan infrastruktur, serta dukungan terhadap inovasi dan teknologi. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sektor hilirisasi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia ke depan.
Melihat tren yang positif ini, sektor hilirisasi tidak hanya menjadi pendorong bagi investasi, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Diharapkan, dengan dukungan yang terus menerus dari pemerintah dan partisipasi aktif dari pelaku industri, Indonesia dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ini dan mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan.
Sumber:
- Realisasi Investasi Hilirisasi Tembus Rp 136 T, Naik 79% — Detik (2025-05-19)