BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Berita Harian

Kecelakaan Kapal di Sungai Jambi dan Perhatian untuk Anak Disabilitas

25 Juli 2025|Kecelakaan kapal di Jambi
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Kecelakaan Kapal di Sungai Jambi dan Perhatian untuk Anak Disabilitas

Gambar menunjukkan minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang dihasilkan dari buah kelapa sawit segar di Indonesia.

Insiden tabrakan dua kapal di Sungai Jambi mengakibatkan satu ABK hilang, sementara PT Perkebunan Nusantara IV menyalurkan bantuan untuk anak-anak penyandang disabilitas.

(2025/07/25) Dua kapal jenis pompong mengalami tabrakan di perairan Sungai Jeruk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, pada Jumat dini hari, 25 Juli 2025. Akibat insiden ini, satu anak buah kapal (ABK) bernama Feri, berusia 17 tahun, dilaporkan hilang. Menurut keterangan Humas Basarnas Jambi, Luthfi, pencarian terhadap Feri masih berlangsung dan melibatkan tim SAR, Polairud, dan TNI AL.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Kamis malam (24/7/2025), ketika dua kapal tersebut bertabrakan. KM Beringin yang membawa barang kelontong bertabrakan dengan kapal pompong yang mengangkut kelapa sawit. Luthfi menjelaskan bahwa diduga Feri terlempar dari kapal saat benturan, dan pencarian dilakukan di area perairan yang gelap akibat minimnya penerangan.

Tim SAR telah dikerahkan untuk mencari korban di lokasi kejadian, dengan harapan dapat menemukan Feri secepatnya. Kecelakaan ini menjadi perhatian karena menunjukkan pentingnya keselamatan di perairan, terutama di daerah yang minim fasilitas penunjang keselamatan seperti penerangan dan tanda navigasi.

Di tengah berita duka tersebut, perhatian juga diberikan kepada anak-anak penyandang disabilitas di Provinsi Jambi. Pada Hari Anak Nasional yang diperingati pada 23 Juli 2025, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi-Sumbar menyalurkan bantuan alat bantu untuk anak-anak disabilitas. Penyaluran ini diadakan di Panti Sosial dan Rehabilitasi Sentra Alyatama pada Kamis (24/7).

Bantuan yang disalurkan berupa tujuh kursi roda, dua alat bantu dengar, dan satu pasang sepatu AFO (Ankle Foot Orthosis). Sekretaris PTPN Regional 4, Hariman Siregar, menyatakan bahwa program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini bertujuan agar anak-anak penyandang disabilitas dapat beraktivitas dengan lebih baik dan tanpa gangguan.

Inisiatif sosial ini sangat penting, terutama di tengah tantangan yang dihadapi oleh anak-anak penyandang disabilitas, yang sering kali terabaikan. PTPN IV berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan anak-anak tersebut, sehingga mereka dapat lebih berdaya dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial.

Insiden kecelakaan kapal dan perhatian terhadap anak-anak disabilitas menunjukkan dua sisi penting dalam kehidupan masyarakat Jambi. Kecelakaan di perairan menyoroti perlunya peningkatan keselamatan dan infrastruktur, sedangkan bantuan alat bantu untuk anak disabilitas menunjukkan kepedulian terhadap kelompok rentan dalam masyarakat. Semoga langkah-langkah perbaikan dapat dilakukan untuk mencegah insiden serupa di masa depan dan meningkatkan kualitas hidup bagi semua warga.

Sumber:

  • Dua Kapal Tabrakan di Sungai Jambi, 1 ABK Hilang โ€” MetroTV (2025-07-25)
  • Dua Kapal Tabrakan di Perairan Tanjabtim Jambi, Satu Orang Hilang โ€” Detik (2025-07-25)
  • Hari Anak Nasional 2025, PTPN IV Regional 4 Salurkan Bantuan untuk Anak Disabilitas โ€” Elaeis (2025-07-25)