Kemenperin Dorong Hilirisasi Kelapa Sawit untuk Kesehatan dan Gizi Nasional

Sabun alami yang terbuat dari produk hilir kelapa sawit menunjukkan potensi hilirisasi industri sawit di Indonesia.
Kementerian Perindustrian mendorong hilirisasi kelapa sawit sebagai strategi untuk meningkatkan nutrisi masyarakat melalui pengembangan produk suplemen berbasis vitamin dari kelapa sawit.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menggenjot proses hilirisasi kelapa sawit sebagai upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri sekaligus mendukung kecukupan gizi nasional. Fokus utama dari program ini adalah pengembangan produk turunan kelapa sawit, seperti Betacarotene (Pro Vitamin A) dan Tocopherol (Vitamin E), yang memiliki potensi besar dalam mengatasi masalah gizi, termasuk stunting dan wasting.
Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, menyatakan bahwa hilirisasi kelapa sawit tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat. Dalam upaya ini, Kemenperin berkolaborasi dengan sejumlah institusi, termasuk Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia (MAKSI) dan PT Kimia Farma Tbk, untuk melakukan riset dan pengembangan produk suplemen kesehatan berbasis kelapa sawit.
Proses pemurnian minyak sawit yang dilakukan secara kimiawi selama ini diketahui dapat menghilangkan beberapa kandungan nutrisi penting. Oleh karena itu, Kemenperin berkomitmen untuk mendorong penelitian yang dapat mengembalikan dan memanfaatkan nutrisi-nutrisi tersebut, sehingga produk kelapa sawit tidak hanya menjadi bahan baku industri, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan masyarakat.
- Mendorong Hilirisasi Industri Kelapa Sawit di Indonesia: Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (23 Februari 2026)
- Inovasi Produk Sawit di Jepara: Pelatihan untuk Generasi Z dan UMKM (23 Februari 2026)
- Hilirisasi Minyak Sawit: Mendorong UKM dan Kesejahteraan Masyarakat (22 Februari 2026)
- Mendorong Hilirisasi Industri Sawit Melalui Riset dan Pendidikan di Indonesia (23 Februari 2026)
Melalui riset yang sedang dilakukan, diharapkan produk suplemen yang dihasilkan dapat digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak. Putu menegaskan bahwa produk yang dihasilkan dari hilirisasi ini tidak hanya akan bermanfaat bagi kesehatan individu, tetapi juga berkontribusi pada upaya nasional dalam menanggulangi masalah gizi.
Dengan langkah-langkah ini, Kemenperin berharap hilirisasi kelapa sawit dapat menjadi salah satu solusi dalam memperbaiki status gizi masyarakat Indonesia. Dukungan terhadap riset dan pengembangan produk ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya nutrisi yang berasal dari sumber alami dan lokal, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia.
Sumber:
- Demi Program MBG, Kemenperin Dukung Riset Hilirisasi Vitamin Sawit โ Media Perkebunan (2025-05-12)
- Kemenperin Sebut Hilirisasi Kelapa Sawit Bisa Dukung Kecukupan Nutrisi Masyarakat โ Tribunnews (2025-05-12)
- Hilirisasi Sawit Jadi Strategi Kemenperin Dukung Gizi Nasional โ Kompas (2025-05-12)