Kenaikan Harga CPO dan TBS Sawit: Tren Positif di Pasar Kelapa Sawit Indonesia

Gambar menunjukkan minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang dihasilkan dari buah kelapa sawit segar di Indonesia.
Harga minyak sawit mentah (CPO) dan Tandan Buah Segar (TBS) sawit menunjukkan tren positif, memberikan harapan bagi petani dan industri kelapa sawit di Indonesia.
Harga minyak sawit mentah (CPO) dan Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Indonesia mengalami kenaikan signifikan, menciptakan optimisme di kalangan produsen dan petani. Kenaikan ini terjadi seiring dengan perbaikan kondisi pasar yang sebelumnya terpuruk.
Pada Rabu, 5 Maret 2025, harga CPO di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan sebesar Rp14.800/kg, mengalami peningkatan 2,28% atau sekitar Rp330/kg dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan harga ini juga dipicu oleh pergerakan positif di Bursa Malaysia, di mana harga kontrak minyak sawit berjangka menunjukkan pemulihan setelah dua sesi kerugian. Hal ini mencerminkan pergerakan pasar yang lebih luas, termasuk dampak dari harga minyak kedelai di Bursa Chicago yang mulai stabil.
Sejalan dengan kenaikan harga CPO, harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Riau juga mengalami peningkatan. Dinas Perkebunan Provinsi Riau mencatat bahwa harga TBS untuk kelapa sawit berusia 9 tahun mencapai Rp3.658,61/kg, naik sebesar 1,04% atau Rp37,65/kg dibandingkan minggu sebelumnya. Penetapan harga ini dilakukan berdasarkan tabel rendemen harga terbaru dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, dengan harapan dapat memberikan keuntungan lebih bagi petani.
- Harga TBS Sawit Sumut Terkoreksi Tipis, CPO Turun ke Rp14.999 (29 Maret 2026)
- Harga CPO dan TBS Sawit di Sumut Turun, Proyeksi Masa Depan Menarik (25 Maret 2026)
- Harga CPO Tembus Rp15.600 di Tengah Penahanan Pembelian India (27 Maret 2026)
- Harga CPO Naik Dorong Laba Cisadane Sawit Raya dan Saham Perkebunan Menguat (28 Maret 2026)
Sementara itu, di sisi regulasi, harga referensi CPO untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Pungutan Ekspor (PE) pada bulan Maret 2025 tercatat sebesar US$954,50/MT, mengalami penurunan tipis sebesar 0,10% dari bulan sebelumnya. Meskipun harga referensi mengalami penurunan, hal ini tidak menghalangi tren positif yang terjadi pada harga CPO dan TBS di pasar domestik.
Dalam konteks ini, hasil tender yang diselenggarakan oleh PT KPBN menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah periode penurunan yang cukup panjang. Kenaikan harga CPO hasil tender di pelabuhan-pelabuhan utama seperti Belawan dan Dumai menggambarkan optimisme di pasar global dan domestik. Ini menjadi sinyal positif bagi para pelaku industri dan petani yang selama ini mengandalkan harga sawit untuk kelangsungan hidup mereka.
Dengan situasi yang semakin membaik, para pelaku industri berharap bahwa tren ini akan berlanjut, mendukung keberlangsungan sektor kelapa sawit yang merupakan salah satu andalan ekonomi Indonesia. Kenaikan harga ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian petani, serta meningkatkan daya saing produk kelapa sawit Indonesia di pasar internasional.
Sumber:
- Harga CPO KPBN Inacom Melonjak 2,28 Persen Pada Rabu (5 per 3) โ Info Sawit (2025-03-05)
- Periode 5โ11 Maret 2025, Harga TBS Sawit di Riau Naik, Ini Rinciannya โ Hai Sawit (2025-03-05)
- Harga Referensi CPO Maret 2025 Turun, BK dan PE CPO Dikenakan US$ 195,58 per ton โ Info Sawit (2025-03-05)
- Nyaris Sepekan Terpuruk, Kini Merangkak Naik Harga CPO Hasil Tender PT KPBN Periode 5 Maret 2025 โ Media Perkebunan (2025-03-05)