BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Amerika & Afrika

Kongo Resmi Bergabung sebagai Anggota Penuh CPOPC, Perkuat Posisi Sawit Global

22 Februari 2026|Kongo bergabung CPOPC
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Kongo Resmi Bergabung sebagai Anggota Penuh CPOPC, Perkuat Posisi Sawit Global

Airlangga Hartarto memberikan pidato terkait perkembangan industri kelapa sawit Indonesia dalam sebuah pertemuan resmi.

Kongo menjadi negara Afrika pertama yang bergabung sebagai anggota penuh dalam Council of Palm Oil Producing Countries, memperkuat posisi kelapa sawit di pasar global.

Kongo telah resmi menjadi anggota penuh dalam Dewan Negara Produsen Minyak Sawit atau Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Penandatanganan surat edaran yang menyetujui aksesi Kongo dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Rabu (12/03/2025), menandai langkah strategis dalam memperluas pengaruh CPOPC di kancah internasional.

Keanggotaan Kongo sebagai negara Afrika pertama dalam CPOPC menjadi simbol penting bagi komunitas negara produsen minyak sawit. Sebelumnya, Kongo telah berperan sebagai negara tamu dan pengamat di organisasi tersebut, menunjukkan komitmennya dalam industri kelapa sawit global. Dengan bergabungnya Kongo, CPOPC berharap dapat meningkatkan kerjasama dan sinergi antar negara anggota, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di pasar kelapa sawit dunia.

Dalam konteks ini, Kongo yang memiliki luas area kelapa sawit sekitar 340.000 hektar dan memproduksi tandan buah segar (TBS) sekitar 2,23 juta ton pada tahun 2023 menunjukkan potensi besar untuk berkembang lebih lanjut. Dengan lebih dari 54.000 pekebun kelapa sawit yang terlibat, industri kelapa sawit di Kongo berada dalam tahap pengembangan yang dinamis. Meskipun demikian, peluang untuk memperluas produksi dan meningkatkan produktivitas tetap terbuka lebar.

Para pemimpin dari negara anggota lainnya, termasuk Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia, Menteri Pertanian dan Peternakan Honduras, serta Menteri Kelapa Sawit Papua Nugini, juga memberikan dukungan penuh terhadap aksesi Kongo. Mereka menyadari bahwa keanggotaan Kongo dapat membantu membuka akses pasar baru dan memperkuat posisi CPOPC di kancah global, terutama di tengah tantangan perdagangan yang semakin kompleks.

Dengan kehadiran Kongo, CPOPC kini memiliki anggota dari empat benua, termasuk Asia, Eropa, dan Amerika. Hal ini menegaskan komitmen organisasi dalam memperjuangkan kepentingan bersama negara-negara penghasil minyak sawit dan meningkatkan daya saing produk kelapa sawit di pasar internasional.

Selanjutnya, diharapkan bahwa Kongo dapat memanfaatkan keanggotaan ini untuk memperkuat infrastruktur dan teknologi dalam produksi kelapa sawit, serta meningkatkan keberlanjutan dalam praktik pertanian yang ramah lingkungan.

Sumber:

  • Kongo Negara Afrika Pertama Menjadi Anggota CPOPC โ€” Sawit Indonesia (2025-03-13)
  • Kongo Resmi Jadi Anggota Penuh CPOPC, Perkuat Posisi Sawit di Kancah Global โ€” Info Sawit (2025-03-13)
  • RI Setujui Kongo Jadi Anggota Negara Penghasil Sawit โ€” Detik (2025-03-13)
  • Kongo Resmi Menjadi Anggota CPOPC โ€” Hortus (2025-03-13)