BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Berita Harian

Kronologi Tewasnya Eks Personel TNI di Deli Serdang Setelah Diduga Mencuri Sawit

5 Maret 2026|Tewas Dikeroyok di Deli Serdang
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Kronologi Tewasnya Eks Personel TNI di Deli Serdang Setelah Diduga Mencuri Sawit

Seorang pekerja berdasi hitam membawa tandan buah segar di kebun kelapa sawit, menciptakan kekhawatiran akan aksi pencurian sawit.

Seorang mantan TNI, Indra Utama, tewas dikeroyok petugas keamanan perkebunan di Deli Serdang setelah diduga mencuri sawit, memicu tuntutan keadilan dari keluarga.

(2026/03/05) Seorang mantan personel TNI bernama Indra Utama (44) dilaporkan tewas setelah dikeroyok oleh petugas keamanan perkebunan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kejadian tragis ini berlangsung pada malam hari tanggal 2 Maret 2026, ketika korban diduga ketahuan mencuri sawit dari kebun milik perusahaan.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun 13 Tegal Rejo, Desa Bulu Cina, yang mengundang perhatian masyarakat setempat. Kepala Dusun 14 Krani Lama, Sudarmanto, mengungkapkan bahwa beliau menerima telepon dari Kepala Desa Bulu Cina yang memberitahu adanya warga mereka yang mengalami insiden serius. Korban ditemukan sudah meninggal dunia di Klinik Asia Medika setelah kejadian tersebut.

Menurut informasi yang beredar, petugas keamanan perkebunan menangkap Indra saat berusaha mencuri buah sawit. Situasi memanas dan berujung pada aksi pengeroyokan oleh petugas keamanan yang mengakibatkan korban mengalami luka parah. Keluarga korban kini menuntut keadilan dan meminta agar pihak berwenang melakukan penyelidikan mendalam atas insiden ini.

Pihak keluarga menyatakan bahwa mereka tidak menerima pembenaran atas tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap Indra. Mereka berpendapat bahwa meskipun tindakan mencuri adalah salah, namun tidak seharusnya korban dihukum dengan cara yang demikian. Hal ini menyoroti masalah yang lebih besar terkait dengan penegakan hukum dan hak asasi manusia di wilayah tersebut.

Insiden ini juga memicu diskusi di kalangan warga tentang keamanan lahan perkebunan dan bagaimana perlakuan terhadap pekerja serta warga sekitar. Banyak yang mengkhawatirkan bahwa tindakan serupa dapat terjadi lagi di masa depan jika tidak ada langkah preventif yang diambil oleh pihak berwenang. Perlu ada keseimbangan antara keamanan lahan perkebunan dan perlindungan terhadap hak-hak individu.

Dengan latar belakang kejadian ini, penting bagi semua pihak untuk menyikapi permasalahan dengan bijaksana dan adil. Tuntutan akan keadilan dari keluarga Indra Utama harus direspons dengan serius agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Sumber:

  • Dari berbagai sumber