Meningkatkan Keterampilan dan Kesadaran Pajak Petani Sawit Indonesia

Petani sedang memanen tandan buah segar kelapa sawit di kebun, menunjukkan proses penting dalam industri kelapa sawit Indonesia.
Pelatihan dan workshop yang melibatkan petani sawit di berbagai daerah Indonesia bertujuan untuk meningkatkan keterampilan budidaya dan kesadaran perpajakan mereka.
(2025/07/30) Petani kelapa sawit di Indonesia tengah menjalani serangkaian pelatihan dan workshop yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan budidaya serta pemahaman mereka tentang kewajiban perpajakan. Langkah ini diambil dalam upaya mendukung petani sawit dalam mengelola usaha mereka secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) telah menggelar pelatihan dengan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Pelatihan yang berlangsung dari 28 Juli hingga 1 Agustus 2025 ini diikuti oleh 96 petani sawit dan mencakup dua program utama, yaitu pelatihan teknis budidaya kelapa sawit dan pemetaan lokasi perkebunan. Tjahjono Herawan, Senior Executive Vice President PT RPN, menekankan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi petani dalam memproduksi sawit yang berkualitas.
Sementara itu, di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, para petani sawit mengikuti workshop bertajuk “Kiat Sukses Pengelolaan Perpajakan pada Perkebunan Sawit Rakyat” yang diinisiasi oleh DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dengan kerja sama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Pemerintah Daerah. Dalam acara yang berlangsung pada 29 Juli 2025, petani untuk pertama kalinya membacakan Taxpayers’ Charter atau Piagam Wajib Pajak, yang merupakan inisiatif dari Direktur Jenderal Pajak. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya kepatuhan pajak dalam pengelolaan usaha mereka.
- Tantangan dan Peluang Petani Sawit di Indonesia: Dari Penurunan Harga hingga Sertifikasi Berkelanjutan (23 Februari 2026)
- Upaya Meningkatkan Kapasitas Petani Sawit Melalui Pelatihan dan Konsultasi Pajak (23 Februari 2026)
- Penguatan Kelembagaan Petani Sawit: Kunci Pembangunan Ekonomi Desa di Kalimantan Utara (23 Februari 2026)
- Dukungan untuk Petani Sawit: Antara Sertifikasi ISPO dan Penguatan Kelembagaan (23 Februari 2026)
Dr. Rino Afrino, Sekjen DPP APKASINDO, menegaskan bahwa pemahaman akan perpajakan menjadi krusial bagi petani sawit yang telah “naik kelas”. Dalam konteks ini, petani tidak lagi dipandang sebagai pelaku ekonomi kecil, melainkan sebagai pelaku usaha yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Kesadaran akan hak dan kewajiban perpajakan diharapkan dapat membantu petani dalam mengelola usaha secara lebih efektif dan bertanggung jawab.
Di Bengkulu, sebanyak 63 petani dari dua kabupaten berhasil mengikuti pelatihan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani tentang prinsip-prinsip budidaya kelapa sawit yang berkelanjutan dan memenuhi standar sertifikasi ISPO. Kegiatan ini juga didukung oleh BPDP dan Ditjenbun Kementan, serta PT Trifos Internasional Sertifikasi sebagai fasilitator.
Dengan adanya pelatihan dan workshop yang terintegrasi ini, diharapkan petani sawit di Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian mereka, tetapi juga lebih memahami pentingnya kepatuhan pajak dan standar keberlanjutan dalam industri kelapa sawit. Upaya ini merupakan langkah maju untuk menciptakan pertanian sawit yang lebih profesional dan berkelanjutan di tanah air.
Sumber:
- PT RPN dan BPDP Gelar Pelatihan Tingkatkan Keterampilan Petani Sawit di Labusel — SINDOnews (2025-07-30)
- Petani Sawit Bacakan Piagam Wajib Pajak, Terobosan Kolaboratif Menuju Kepatuhan Pajak Nasional — Info Sawit (2025-07-30)
- APKASINDO Riau dan DJP Edukasi Petani Untuk Pahami Hak Serta Kewajiban Perpajakan — Sawit Indonesia (2025-07-30)
- Puluhan Petani Sawit Bengkulu Ikut Pelatihan Sertifikasi ISPO — Elaeis (2025-07-30)
- Apkasindo Gandeng DJP Bimbing Petani Sawit Rohil Melek Perpajakan — Elaeis (2025-07-30)