Murid SD di Riau Akhirnya Mendapatkan Sekolah yang Layak

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.
Setelah viral belajar di bawah pohon sawit, 58 murid SD di Riau akhirnya dipindahkan ke sekolah yang lebih layak, meskipun masih ada persoalan yang harus diselesaikan.
(2025/07/18) Indonesia menyaksikan perubahan signifikan dalam pendidikan di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Sebanyak 58 murid sekolah dasar yang sebelumnya belajar di bawah pohon sawit kini telah dipindahkan ke SD Negeri 20. Langkah ini diambil setelah situasi belajar mereka menjadi viral dan mendapat perhatian publik.
Pindahnya para murid ini diungkapkan oleh Abdul Aziz, juru bicara warga Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Menurutnya, sebelum pemindahan, anak-anak tersebut belajar di tanah beralaskan terpal plastik, yang jelas tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Kini, mereka mendapatkan fasilitas yang lebih baik di SD Negeri 20 yang berada di Dusun Toro Jaya.
Namun, masalah belum sepenuhnya teratasi. Abdul Aziz menambahkan bahwa anak-anak tersebut sebenarnya telah mendaftar di SD Negeri 003 yang terletak di pusat Desa Lubuk Kembang Bunga, sehingga ada kekhawatiran terkait akses pendidikan yang seharusnya mereka dapatkan. Oleh karena itu, warga meminta pemerintah untuk menyelesaikan persoalan ini agar semua murid dapat bersekolah di tempat yang sesuai dengan pendaftaran awal mereka.
- Misteri Pembunuhan dan Kematian di Kebun Sawit: Kasus Menarik Perhatian Publik (23 Februari 2026)
- Insiden Kebakaran dan Kecelakaan Terkait Industri Sawit di Indonesia (2 April 2026)
- Polisi Berhasil Ungkap Komplotan Pencuri Sawit di Bangka Barat (31 Maret 2026)
- Penemuan Mayat di Perkebunan Sawit Nagan Raya Menggegerkan Warga (30 Maret 2026)
Peristiwa ini menggambarkan tantangan yang dihadapi dalam sektor pendidikan di daerah terpencil, di mana akses ke fasilitas yang layak sering kali menjadi masalah. Meskipun langkah pemindahan ini merupakan langkah positif, masyarakat berharap ada upaya lebih lanjut dari pemerintah untuk memastikan pendidikan yang berkualitas dan akses yang merata bagi semua anak, terutama di daerah yang kurang terlayani.
Kondisi ini juga menyoroti pentingnya perhatian publik terhadap isu-isu pendidikan, yang seringkali terabaikan. Kebangkitan kesadaran masyarakat dapat menjadi pendorong untuk perubahan yang lebih besar dalam sistem pendidikan di Indonesia.
Sumber:
- “Murid SD yang Belajar di Bawah Pohon Sawit di Riau Akhirnya Dipindahkan ke Sekolah” — Kompas (2025-07-18)