Pelatihan SDM-PKS 2025: Membangun Pemimpin Sawit yang Komunikatif dan Solutif

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.
Pelatihan SDM-PKS di Riau menekankan pentingnya komunikasi efektif dan pendekatan sistematis dalam menangani masalah di lapangan.
PT Daya Guna Lestari (DGL) berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit dengan menggelar Pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi yang berlangsung dari 13 hingga 16 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM-PKS) Tahun 2025 yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian RI.
Pelatihan ini diikuti oleh 178 peserta dari berbagai kabupaten di Provinsi Riau, termasuk Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kuantan Singingi. Para peserta yang terdiri dari pekebun, penyuluh, petugas lapangan, hingga ASN yang terlibat dalam sektor perkebunan, diajarkan prinsip komunikasi SIJELETES (Singkat, Jelas, Lengkap, Tepat, dan Sederhana) untuk meningkatkan efektivitas dalam menyampaikan pesan di lingkungan kerja.
Selain komunikasi, pelatihan ini juga menekankan pada pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi dan merumuskan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi di lapangan. Dengan menggunakan metode analisis Fishbone, peserta diajak untuk menggali akar penyebab dari permasalahan nyata yang dihadapi dalam kegiatan perkebunan. Hal ini bertujuan untuk menyusun alternatif solusi yang praktis dan aplikatif, sehingga dapat diterapkan langsung di lapangan.
- PT Palma Serasih Tbk Buka Lowongan untuk Posisi Asisten Grading dan IPAL (31 Maret 2026)
- Pengembangan SDM dan Keamanan Kerja Jadi Fokus Industri Sawit 2026 (28 Maret 2026)
- Transformasi Industri Sawit: Mekanisasi dan Konferensi Internasional di Medan (17 Maret 2026)
- DSNG Luncurkan Program EIFFEL Trainee 2025 untuk Talenta Muda Indonesia (23 Februari 2026)
Melalui metode interaktif dan studi kasus yang relevan, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan belajar dari tantangan yang mereka hadapi. Dengan demikian, diharapkan para peserta dapat menjadi pemimpin yang lebih baik, mampu berkomunikasi secara efektif, serta siap menghadapi tantangan di industri kelapa sawit.
Inisiatif ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kelapa sawit Indonesia, sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam mencapai target keberlanjutan dan produktivitas. Dalam konteks global yang semakin menuntut transparansi dan praktik yang berkelanjutan, pelatihan seperti ini menjadi sangat relevan untuk membekali para pemimpin masa depan di industri ini.
Sumber:
- Komunikasi Efektif Jadi Bekal Pemimpin Sawit Riau di Pelatihan SDM-PKS Angkatan 1โ3 โ Hai Sawit (2025-05-17)
- Belajar dari Masalah, Membangun Solusi: Pelatihan SDM-PKS 2025 Tekankan Pendekatan Sistematis di Lapangan โ Hai Sawit (2025-05-17)