BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Tenaga Kerja

Pemberdayaan Perempuan Melalui Batik Sawit: Sinergi Antara UMKM dan Lembaga Keuangan

22 Februari 2026|Pemberdayaan Perempuan Batik Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Pemberdayaan Perempuan Melalui Batik Sawit: Sinergi Antara UMKM dan Lembaga Keuangan

Produk kosmetik berbahan dasar kelapa sawit menunjukkan potensi hilirisasi yang menjanjikan dalam industri sawit Indonesia.

KPw BI DIY dan Dirjen Bea Cukai memberikan dukungan kepada CV. Smart Batik, mengedukasi masyarakat dan memberdayakan perempuan dalam industri batik berbasis kelapa sawit.

Dalam upaya pemberdayaan perempuan dan pengembangan industri kreatif, Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (KPw BI DIY) telah berkolaborasi dengan CV. Smart Batik, sebuah usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang mengintegrasikan batik dengan bahan baku kelapa sawit. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat industri batik lokal, tetapi juga memberikan peluang kerja bagi lebih dari 50 perempuan di Yogyakarta.

Smart Batik, yang menjadi mitra KPw BI DIY, telah berhasil menerima berbagai pesanan dari Bank Indonesia. Di antaranya, cenderamata untuk kunjungan DPR RI dan untuk kegiatan Jogja Economic Forum. CEO Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan, menyatakan rasa terima kasihnya kepada KPw Bank Indonesia DIY atas dukungan yang diberikan, yang telah berkontribusi positif terhadap pertumbuhan usaha dan keterampilan para pembatik perempuan.

Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan Pekan Raya Bea Cukai (PRBC) 2024, yang berlangsung pada 17-19 September 2024, juga memberikan platform bagi CV. Smart Batik untuk menampilkan karya-karya mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan diisi dengan berbagai acara seperti sosialisasi, lomba, dan pameran. PRBC yang bertema “Berkarya Bersama Membangun Bangsa” mengundang partisipasi berbagai pihak, termasuk UMKM, untuk mempromosikan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas.

Dirjen Bea Cukai, Askolani, memberikan apresiasi khusus kepada CV. Smart Batik selama acara tersebut. Dengan adanya dukungan dari lembaga-lembaga seperti KPw BI DIY dan Bea Cukai, UMKM seperti Smart Batik tidak hanya mendapatkan eksposur yang lebih besar tetapi juga berpeluang untuk mengembangkan jaringan dan meningkatkan kualitas produk mereka. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara sektor publik dan swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberdayakan perempuan.

Secara keseluruhan, keberhasilan Smart Batik dalam menjangkau pasar yang lebih luas serta keterlibatan aktif perempuan dalam industri ini merupakan langkah positif menuju pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan dukungan dari berbagai lembaga, diharapkan semakin banyak UMKM di Indonesia yang mampu berinovasi dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sumber:

  • KPw BI DIY Dukung Pemberdayaan Pembatik Perempuan Melalui Industri Batik Sawit — Hai Sawit (2024-09-20)
  • Dirjen Bea Cukai Memberikan Apresiasi Kepada Batik Sawit CV. Smart Batik — Hai Sawit (2024-09-20)