Penguatan Standar Karantina untuk Meningkatkan Ekspor Kelapa Sawit Indonesia

Airlangga Hartarto memberikan pidato terkait perkembangan industri kelapa sawit di Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta.
Badan Karantina Indonesia mengoptimalkan peran karantina untuk meningkatkan nilai ekspor kelapa sawit nasional melalui penerapan standar internasional.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) terus berupaya meningkatkan nilai ekspor kelapa sawit dan produk turunannya dengan memperkuat penerapan standar karantina. Dalam kunjungan kerjanya ke Balikpapan, Sekretaris Utama Barantin, Shahandra Hanitiyo, menegaskan pentingnya tindakan karantina yang sesuai dengan standar internasional untuk menjaga kualitas produk ekspor.
Shahandra menjelaskan, penerapan tindakan karantina yang sesuai tidak hanya akan menjaga kualitas produk, tetapi juga mencegah terjadinya Notification of Non-Compliance (NNC). Hal ini berpotensi memperlancar arus perdagangan kelapa sawit Indonesia di pasar global. Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan dapat lebih memahami pentingnya kepatuhan terhadap regulasi karantina yang ditetapkan.
Kunjungan Barantin ke Balikpapan juga bertujuan untuk memberikan dukungan kepada pelaku usaha dalam menerapkan tindakan karantina yang tepat. Dalam konteks ini, Barantin berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan memberikan bimbingan kepada pelaku usaha agar mereka dapat memenuhi standar yang ditetapkan dan meningkatkan daya saing produk kelapa sawit di pasar internasional.
- Tarif Ekspor CPO dan Tantangan Petani Sawit di Indonesia (23 Februari 2026)
- Dinamika Kebijakan dan Tantangan Industri Kelapa Sawit Indonesia (22 Februari 2026)
- Dampak Kebijakan Tarif Impor AS Terhadap Ekonomi Indonesia (22 Februari 2026)
- Dampak Kebijakan Protektif AS Terhadap Surplus Neraca Dagang Indonesia (23 Februari 2026)
Selain itu, Barantin juga diharapkan mampu berkolaborasi dengan sektor swasta untuk menciptakan sistem yang lebih baik dalam pengelolaan karantina. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mencapai tujuan bersama, yakni meningkatkan nilai ekspor dan kualitas produk kelapa sawit Indonesia.
Keberhasilan dalam menerapkan standar karantina yang baik tidak hanya berimplikasi positif bagi perdagangan kelapa sawit, tetapi juga bagi reputasi Indonesia di mata dunia sebagai penghasil kelapa sawit yang berkualitas. Oleh karena itu, upaya Barantin ini patut diapresiasi dan menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi sektor kelapa sawit nasional.
Sumber:
- Barantin Optimalkan Peran Karantina untuk Perdagangan Kelapa Sawit Glo... — Hai Sawit (2024-11-30)