Peresmian Koperasi Merah Putih: Tonggak Baru Perekonomian Rakyat di Kalimantan Tengah dan Jambi

Prabowo mengenakan baju biru saat memberikan pidato resmi tentang industri kelapa sawit dalam konteks kepresidenan.
Gubernur Agustiar Sabran meresmikan Koperasi Merah Putih Bukit Tunggal di Palangka Raya, sementara di Jambi, 1.584 Koperasi Desa Merah Putih terbentuk dengan tiga di antaranya menjadi percontohan.
(2025/07/21) Indonesia menyaksikan langkah signifikan dalam pengembangan ekonomi rakyat melalui peresmian Koperasi Kelurahan Merah Putih Bukit Tunggal oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, di Palangka Raya. Acara yang berlangsung pada Senin, 21 Juli 2025, dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dan perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI. Peresmian ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya koperasi sebagai alat untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian lokal. Dalam sambutannya, beliau berharap Koperasi Merah Putih Bukit Tunggal dapat menjadi model bagi pengembangan koperasi lainnya di daerah. Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta meningkatkan kesejahteraan mereka.
Sementara itu, di Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris juga melaporkan perkembangan positif terkait Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya. Pada hari yang sama, Al Haris mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk sebanyak 1.584 Koperasi Desa Merah Putih. Dari jumlah tersebut, tiga koperasi diakui sebagai percontohan oleh pemerintah pusat. Dalam acara peluncuran Kelembagaan 80.000 KDMP, Al Haris bersama Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, dan Kapolda Jambi, Irjen Krisno Halomoan Siregar, turut serta melalui sambungan Zoom.
- Kebijakan Baru untuk Perkebunan Sawit: Dari DBH hingga Diplomasi Perdagangan (10 Maret 2026)
- Kebijakan Pertanian dan Energi Hijau: Peluang dan Tantangan bagi Sektor Kelapa Sawit Indonesia (23 Februari 2026)
- Transisi Energi Hijau Indonesia: Kebijakan Biodiesel B50 Mulai Juli 2026 (31 Maret 2026)
- Prabowo Percepat Hilirisasi Sawit untuk Energi Terbarukan dan PSR (29 Maret 2026)
Al Haris menegaskan bahwa keberadaan koperasi ini sangat penting untuk mendukung perekonomian lokal, terutama di desa-desa yang menjadi basis operasional koperasi. Ia juga menjelaskan bahwa satu koperasi di Kerinci masih dalam proses pembentukan, dan diharapkan segera bisa bergabung dengan ribuan koperasi lainnya di Jambi. Dengan adanya pengakuan dari pemerintah pusat, diharapkan koperasi-koperasi ini dapat berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Inisiatif pembentukan Koperasi Merah Putih ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat perekonomian di tingkat desa dan kelurahan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sumber daya. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan pusat, diharapkan koperasi-koperasi ini dapat mencapai tujuan mereka dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan di wilayah masing-masing.
Koperasi Merah Putih di Kalimantan Tengah dan Jambi adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dapat menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Melalui pengembangan koperasi yang terorganisir dengan baik, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dan memiliki daya saing yang lebih baik di pasar lokal maupun nasional.
Sumber:
- Gubernur Agustiar Sabran Resmikan Koperasi Merah Putih Bukit Tunggal, Tonggak Baru Perekonomian Rakyat โ MetroTV (2025-07-21)
- Al Haris Sebut 3 Kopdes Merah Putih di Jambi Jadi Percontohan Pusat โ Detik (2025-07-21)