Perkembangan Harga TBS Sawit di Riau dan Kalimantan Utara: Penurunan dan Kenaikan yang Mengguncang Petani

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Riau mengalami penurunan, sementara di Kalimantan Utara terjadi kenaikan harga, memberikan dampak signifikan bagi para petani.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Riau untuk periode 15-21 Januari 2025 tercatat mengalami penurunan yang signifikan, mencapai Rp 3.435,15 per kilogram. Penurunan ini sebesar Rp 179,32 dibandingkan dengan harga minggu sebelumnya, yang berada di angka Rp 3.614,47 per kilogram. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, menyampaikan bahwa penurunan harga ini sangat mengecewakan bagi petani swadaya, yang merasakan dampak lebih besar dibandingkan mitra plasma, terutama karena minimnya penjualan CPO dan kernel oleh perusahaan-perusahaan yang menjadi sumber data.
Di Provinsi Riau, harga TBS berbeda-beda tergantung pada usia tanaman. Untuk sawit berusia 3 tahun, harganya tercatat Rp 2.656,45 per kg, sedangkan sawit berusia 9 tahun mencapai Rp 3.435,15 per kg. Sementara itu, untuk sawit berusia 10 hingga 20 tahun, harga yang ditetapkan adalah Rp 3.397,67 per kg, dan untuk sawit berusia 21 tahun adalah Rp 3.338,89 per kg.
Sementara itu, di Kalimantan Utara, harga TBS justru mengalami kenaikan. Harga untuk sawit berusia lebih dari 10 tahun naik sebesar Rp 153,63 per kg menjadi Rp 3.015,12 per kg. Kenaikan ini diimbangi dengan harga TBS untuk usia yang lebih muda, seperti sawit berusia 3 tahun yang tercatat Rp 2.710,63 per kg dan sawit berusia 9 tahun seharga Rp 2.964,23 per kg. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam dinamika pasar antara kedua provinsi tersebut.
- Mayjen Dody Triwinarto Jabat Pangdam XV Pattimura, APKASINDO Dukung Satgas Sawit (26 Maret 2026)
- Kasus Petani Banyuasin: Tembakan dan Narkoba Mengguncang Komunitas (23 Februari 2026)
- Kronologi Tewasnya Eks Personel TNI di Deli Serdang Setelah Diduga Mencuri Sawit (5 Maret 2026)
- Misteri Pembunuhan dan Kematian di Kebun Sawit: Kasus Menarik Perhatian Publik (23 Februari 2026)
Kenaikan harga di Kalimantan Utara bisa jadi merupakan respons terhadap permintaan pasar yang lebih tinggi, di tengah kondisi yang tidak menguntungkan bagi petani di Riau. Meskipun demikian, harga minyak sawit mentah (CPO) di Kaltara juga ditetapkan di angka Rp 14.086,72 per kg, mendukung stabilitas harga TBS di daerah tersebut.
Perbedaan harga TBS antara Riau dan Kalimantan Utara mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh petani di masing-masing daerah. Sementara petani di Riau harus menghadapi penurunan harga yang tajam, petani di Kalimantan Utara merasakan sedikit angin segar dengan kenaikan harga. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan pendapatan petani dan bagaimana kebijakan pemerintah dapat beradaptasi untuk mendukung kedua wilayah.
Dengan harga TBS yang berfluktuasi, penting bagi semua pihak yang terlibat dalam industri kelapa sawit untuk memantau perkembangan pasar dan mempertimbangkan strategi yang tepat agar para petani dapat terus berproduksi secara berkelanjutan dan berdaya saing.
Sumber:
- Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 15-21 Januari 2025 Tertinggi Rp 3.435,15 per kg โ Info Sawit (2025-01-15)
- Harga TBS Sawit Kaltara Periode Januari 2025 Naik Rp 153,63 per Per Kg โ Info Sawit (2025-01-15)
- Harga TBS Riau Periode 15 โ 21 Januari 2025 Mengalami Penurunan โ Sawit Indonesia (2025-01-15)