Protes Pekerja PT Gaharu Mas: Aksi Mogok Kerja Tuntut Keadilan Upah

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.
Puluhan pekerja PT Gaharu Mas di Tapanuli Tengah melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes terhadap perpanjangan jam kerja tanpa kenaikan upah.
Puluhan pekerja PT Gaharu Mas yang beroperasi di sektor perkebunan kelapa sawit, terletak di Desa Makarti Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, melakukan aksi mogok kerja pada 17 Februari 2024. Aksi ini dipicu oleh keputusan perusahaan yang memperpanjang jam kerja tanpa disertai dengan kenaikan upah, yang membuat para pekerja merasa dirugikan.
Menurut keterangan Lasmo, salah satu pekerja yang terlibat dalam aksi tersebut, mereka sebelumnya bekerja dari pukul 07.00 hingga 14.00 dengan upah harian sebesar Rp. 80.000. Namun, kebijakan baru perusahaan mengharuskan mereka bekerja dari pukul 07.00 hingga 15.00 dengan upah yang tetap tidak berubah. Hal ini menciptakan ketidakpuasan yang mendalam di kalangan karyawan.
Aksi mogok yang diorganisir oleh pekerja ini menunjukkan ketidakpuasan yang meluas terhadap kebijakan perusahaan yang dianggap tidak adil. Para pekerja menuntut agar perusahaan menghargai hak-hak mereka dan memberikan kompensasi yang layak atas waktu kerja yang lebih panjang. Dalam pernyataannya, mereka menegaskan bahwa mereka tidak akan menerima kondisi kerja yang merugikan tanpa adanya imbalan yang sepadan.
- Pelatihan SDM-PKS 2025: Membangun Pemimpin Sawit yang Komunikatif dan Solutif (23 Februari 2026)
- Generasi Muda dan Kesiapan Industri Kelapa Sawit: Peluang dan Tantangan (23 Februari 2026)
- Industri Sawit Indonesia Hadapi Tantangan Daya Tarik Tenaga Kerja di 2026 (25 Maret 2026)
- Komitmen Industri Sawit dalam Menghapus Pekerja Anak dan Tantangan Keamanan (23 Februari 2026)
Protes ini bukanlah kejadian pertama dalam industri kelapa sawit di Indonesia, di mana sering terjadi benturan antara kepentingan perusahaan dan hak-hak pekerja. Perusahaan-perusahaan dalam sektor ini sering kali dihadapkan pada tantangan untuk menjaga kesejahteraan pekerjanya sambil memenuhi tuntutan produksi yang tinggi.
Seiring dengan berkembangnya kesadaran akan hak-hak pekerja, aksi mogok ini diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk lebih memperhatikan kesejahteraan karyawan dan menerapkan kebijakan yang lebih adil. Kesadaran ini juga mendorong dialog yang lebih konstruktif antara manajemen dan pekerja, serta memberi dorongan bagi pekerja untuk bersuara dalam menuntut hak-hak mereka.
Dengan meningkatnya ketegangan antara pekerja dan manajemen, penting bagi semua pihak untuk mencari solusi yang berkelanjutan agar industri kelapa sawit dapat beroperasi dengan lebih baik dan membawa manfaat bagi semua yang terlibat. Pekerja berhak untuk mendapatkan imbalan yang adil atas kerja keras mereka, sementara perusahaan juga perlu mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan kesejahteraan dalam operasional mereka.
Sumber:
- Protes Pekerja PT Gaharu Mas: Perpanjangan Jam Kerja Tanpa Kenaikan Upah — Hai Sawit (2024-02-19)