PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Energi Nasional Lewat Program B35

Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM 2025, membahas pengembangan energi biodiesel di industri kelapa sawit Indonesia.
PTPN IV PalmCo mengambil langkah proaktif mendukung program B35 pemerintah dengan menyiapkan pabrik biodiesel dan peremajaan sawit rakyat, guna memperkuat ketahanan energi nasional.
PTPN IV PalmCo, subholding dari PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya untuk mendukung program B35 yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Program ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui biodiesel. Dalam rangka menyukseskan inisiatif strategis ini, PTPN IV PalmCo sedang mempersiapkan pembangunan pabrik biodiesel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan, perusahaan menyebutkan bahwa pembangunan pabrik biodiesel merupakan langkah penting untuk mendukung kebijakan pemerintah yang berfokus pada ketahanan energi nasional. Pabrik ini diharapkan dapat berfungsi tidak hanya sebagai fasilitas produksi biodiesel, tetapi juga sebagai pusat penelitian dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan di sektor energi terbarukan.
Selain itu, PTPN IV PalmCo juga berfokus pada peremajaan sawit rakyat, yang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit milik petani. Melalui program ini, PTPN IV mengajak para petani untuk berpartisipasi dalam pengembangan kebun yang lebih produktif dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
- Indonesia Siap Terapkan Kebijakan B50 dan Optimalkan Label RSPO (30 Maret 2026)
- Kebijakan Pertanian dan Energi Hijau: Peluang dan Tantangan bagi Sektor Kelapa Sawit Indonesia (23 Februari 2026)
- Pemerintah Indonesia Stop Impor Solar, Alihkan ke Biofuel Sawit B50 (30 Maret 2026)
- Indonesia Targetkan Produksi Biodiesel B50 untuk Kemandirian Energi 2026 (30 Maret 2026)
Program B35 yang diusung pemerintah mengharuskan pencampuran biodiesel dengan solar sebanyak 35%, dan ini merupakan langkah maju dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca serta ketergantungan pada energi fosil. PTPN IV PalmCo percaya bahwa kontribusinya dalam program ini akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi ketahanan energi nasional tetapi juga bagi perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan langkah-langkah tersebut, PTPN IV PalmCo berharap dapat menjadi pionir dalam transformasi energi Indonesia, menjadikan kelapa sawit sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang berkelanjutan. Melalui inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, perusahaan ini berkomitmen untuk berkontribusi pada target energi terbarukan yang ditetapkan pemerintah.
Sumber:
- PPTPN IV PalmCo Dukung Program B35, Siapkan Pabrik Biodiesel dan Peremajaan Sawit Rakyat — Hai Sawit (2024-11-13)