Tragedi di Pelalawan: Anak 3 Tahun Tewas Tenggelam di Kebun Sawit

Pabrik kelapa sawit ini menghasilkan limbah POME yang mencemari lahan, menunjukkan dampak negatif industri terhadap lingkungan.
Seorang anak berusia tiga tahun ditemukan tewas tenggelam di kebun sawit di Pelalawan, Riau, setelah ditinggal ayahnya mencari kayu bakar.
Sebuah tragedi memilukan terjadi di Pelalawan, Riau, ketika seorang anak berusia tiga tahun bernama Kenzi Alvazio ditemukan tewas tenggelam di area kanal kebun sawit. Insiden ini terjadi pada Minggu, 16 Maret 2025, saat korban bersama ayahnya, Rustam Effendi, mencari kayu bakar di lokasi tersebut.
Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kasat Polairud Polres Pelalawan, AKP Ade Santoso, ayah korban mengajak Kenzi ke kebun sawit milik PT PKS sekitar pukul 16.30 WIB. Rustam sempat meninggalkan Kenzi di atas sepeda motor yang diparkir dekat kanal. Ia mengira anaknya masih berada di tempat yang aman, namun setelah beberapa menit mencari kayu, Rustam menyadari Kenzi sudah tidak ada di atas motor.
Pencarian kemudian dilakukan, namun sayangnya, ketika Tim Gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Pelalawan, Basarnas Pekanbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan warga setempat tiba, mereka menemukan Kenzi dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazahnya dievakuasi sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung dibawa ke rumah duka.
- Kisah Pembacokan Jaksa dan Kehilangan Identitas di Kampung Kembar (23 Februari 2026)
- Lansia Ditemukan Tewas Setelah Hilang 8 Hari di Perkebunan Sawit (28 Maret 2026)
- Mayjen Dody Triwinarto Jabat Pangdam XV Pattimura, APKASINDO Dukung Satgas Sawit (26 Maret 2026)
- Penemuan Mayat di Kebun Sawit Warnai Hari Pertama Sekolah di Jakarta (30 Maret 2026)
Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai anak-anak di lingkungan sekitar, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki resiko tinggi seperti kanal atau parit. Masyarakat diharapkan lebih waspada dan menjaga anak-anak mereka saat beraktivitas di luar rumah, terutama di area yang berpotensi membahayakan.
Tragedi ini juga menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran akan keselamatan di lingkungan sekitar perkebunan. Mengingat banyaknya aktivitas di area perkebunan, baik itu untuk mencari kayu bakar atau kegiatan lainnya, pelibatan pihak-pihak terkait dalam memberikan edukasi tentang keselamatan anak perlu ditingkatkan.
Semoga kejadian tragis ini tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran berharga bagi semua orang tua untuk lebih memperhatikan keselamatan anak-anak mereka.
Sumber:
- Ditinggal Bapaknya Mencari Kayu Bakar Anak 3 Tahun Di Pelalawan Riau Tewas โ Kompas (2025-03-16)
- Bocah 3 Tahun Tewas Tenggelam saat Diajak Ayah Cari Kayu Bakar di Pelalawan โ Detik (2025-03-16)