Upaya Mendorong Sertifikasi ISPO untuk Kelapa Sawit Berkelanjutan di Indonesia

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.
Pelatihan dan lokakarya untuk sertifikasi ISPO bagi petani sawit swadaya di Indonesia menunjukkan komitmen kuat terhadap pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan.
(2025/07/24) Indonesia menyaksikan langkah signifikan dalam mendorong pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan melalui pelatihan dan lokakarya yang difokuskan pada sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Dua inisiatif penting telah dilaksanakan, melibatkan kerjasama antara berbagai pihak untuk meningkatkan kapasitas pekebun dan mendukung transisi menuju praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.
Di Medan, PT. Koompasia Enviro Institute (KEI) menggelar pelatihan ISPO yang ditujukan untuk pekebun dan pendamping dari Kabupaten Batubara dan Labuhanbatu Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (PSDM-PKS) tahun 2025, yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekebun lokal dalam praktik pertanian yang ramah lingkungan.
Dalam pelatihan tersebut, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara memberikan sambutan yang menekankan pentingnya sertifikasi ISPO sebagai langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk kelapa sawit Indonesia di pasar global. Dengan sertifikasi ini, diharapkan pekebun dapat memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan dan meningkatkan kualitas serta nilai jual produk mereka.
- Inisiatif Berkelanjutan dalam Industri Kelapa Sawit: Dari Limbah Menjadi Bioetanol hingga Pertanian Berkelanjutan (27 Juni 2025)
- Langkah Positif Industri Kelapa Sawit Indonesia Menuju Keberlanjutan Lingkungan (23 Februari 2026)
- Inisiatif Berkelanjutan dalam Industri Kelapa Sawit: Menjaga Lingkungan dan Kearifan Lokal (22 Februari 2026)
- Keberhasilan PT Teladan Prima Agro dalam Pengelolaan Lingkungan Mendapat Pengakuan Nasional (22 Februari 2026)
Sementara itu, di Jakarta, Solidaridad Indonesia juga berkontribusi dalam upaya percepatan sertifikasi ISPO bagi petani sawit swadaya melalui lokakarya yang diadakan bersama Kementerian Pertanian dan BPDP. Acara ini bertujuan untuk membina dan mendampingi petani sawit dalam mendapatkan sertifikasi yang diperlukan untuk meningkatkan praktik pertanian mereka. Direktur Tanaman Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Baginda Siagian, memberikan apresiasi kepada Solidaridad yang telah berupaya secara swadaya dalam mendukung petani untuk memperoleh sertifikasi ISPO.
Melalui lokakarya ini, diharapkan akan ada lebih banyak koperasi dan petani yang bisa mendapatkan sertifikasi ISPO, yang tidak hanya bermanfaat bagi mereka secara ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan. Dengan meningkatnya jumlah pekebun yang memiliki sertifikasi ISPO, Indonesia dapat menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial dalam industri kelapa sawit.
Keseluruhan inisiatif ini mencerminkan upaya kolaboratif antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan pelaku industri untuk mendorong praktik pertanian yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan industri kelapa sawit Indonesia dapat terus berkembang secara berkelanjutan dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
Sumber:
- Dukung Sawit Berkelanjutan, PT. KEI Latih Pekebun Batubara dan Labuhanbatu Selatan Menuju Sertifikasi ISPO โ Info Sawit (2025-07-24)
- Didukung BPDP, Solidaridad Kebut Sertifikasi ISPO bagi Petani Sawit Swadaya โ Bisnis Indonesia (2025-07-24)