APKASINDO Dorong Penerapan ISPO untuk Keberlanjutan Petani Kelapa Sawit

Gambar ini menunjukkan logo ISPO, sertifikasi untuk industri kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) menggelar sosialisasi pedoman ISPO untuk meningkatkan kesadaran petani akan praktik berkelanjutan dalam produksi kelapa sawit.
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) mengadakan sosialisasi pedoman penerapan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Madani, Medan, Sumatera Utara. Acara yang dihadiri oleh sekitar 200 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran petani mengenai pentingnya keberlanjutan dalam produksi kelapa sawit serta mendorong kolaborasi antara petani, pemerintah, dan lembaga terkait.
Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara APKASINDO dan Riset Perkebunan Nusantara (RPN) yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Gulat ME Manurung, dan Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Manurung menekankan pentingnya penerapan praktik berkelanjutan untuk menjaga lingkungan hidup dan keberlangsungan industri kelapa sawit di Indonesia.
Dalam acara tersebut, APKASINDO juga meluncurkan serial video edukatif bertajuk Sawitflix yang bertujuan untuk memberikan informasi yang mudah dipahami oleh para pekebun mengenai cara-cara berkelanjutan dalam bercocok tanam kelapa sawit. Melalui video tersebut, diharapkan para petani dapat lebih memahami dan menerapkan pedoman ISPO dalam kegiatan sehari-hari mereka.
- Pelatihan Petani Sawit: Meningkatkan SDM untuk Masa Depan Berkelanjutan (23 Februari 2026)
- Pelatihan dan Pemberdayaan Petani Sawit: Meningkatkan Kemandirian dan Kualitas Pertanian (23 Februari 2026)
- Program SMILE Dukung Sertifikasi RSPO bagi Petani Sawit di Sumut dan Riau (14 Maret 2026)
- Meningkatkan Kapasitas Petani Sawit di Tengah Konflik yang Mengguncang (23 Februari 2026)
ISPO sendiri merupakan regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk memastikan bahwa produksi kelapa sawit dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penerapan ISPO diharapkan dapat meningkatkan citra kelapa sawit Indonesia di pasar internasional, serta menjawab tantangan terkait isu lingkungan yang sering melingkupi industri ini.
Dalam penutupan acara, pihak APKASINDO mengajak seluruh petani untuk berkomitmen dalam menerapkan pedoman ISPO dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi industri kelapa sawit. Dukungan dari pemerintah dan lembaga lainnya juga sangat diharapkan untuk mencapai tujuan tersebut.
Sumber:
- APKASINDO Sosialisasikan Pedoman Penerapan ISPO Untuk Pekebun — Hai Sawit (2024-10-21)