BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Korporasi & Bisnis

BPDP Perkuat Keberlanjutan Industri Sawit Melalui Program Hulu-Hilir

27 Maret 2026|Pembenahan sektor hulu sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
BPDP Perkuat Keberlanjutan Industri Sawit Melalui Program Hulu-Hilir

Seorang petani melakukan peremajaan sawit rakyat (PSR) dengan menanam kembali pohon kelapa sawit di lahan pertanian.

BPDP mengumumkan berbagai inisiatif untuk memperkuat keberlanjutan industri sawit Indonesia dengan fokus pada sektor hulu dan hilir.

(2026/03/27) Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengumumkan komitmennya untuk meningkatkan keberlanjutan industri sawit Indonesia melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada sektor hulu dan hilir. Program ini diharapkan dapat memperkuat fondasi industri sawit, terutama dalam hal peremajaan sawit rakyat (PSR) dan pengelolaan benih.

Dalam Workshop Peremajaan Sawit Rakyat dan Pekan Benih Sawit 2026 yang berlangsung di Palembang, pemangku kepentingan menekankan perlunya pembenahan benih dan perbaikan tata kelola untuk meningkatkan produktivitas. BPDP berupaya memastikan bahwa PSR tidak hanya mengejar target luasan, tetapi juga mendorong keberlanjutan dan peningkatan produktivitas yang lebih baik.

BPDP juga menekankan pentingnya integrasi program hulu dan hilir dengan memanfaatkan dana pungutan ekspor untuk menjaga stabilitas industri sawit nasional. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, mengungkapkan bahwa Indonesia masih merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, menyumbang sekitar 59% dari total produksi global. Namun, industri ini tetap menghadapi tantangan besar terkait isu negatif di pasar internasional.

Untuk menanggapi tantangan tersebut, BPDP berkomitmen menambah dana pengembangan untuk sektor hulu. Ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur dan sistem pendukung yang diperlukan bagi petani sawit, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Dengan adanya tambahan dana ini, diharapkan petani dapat mengakses teknologi dan praktik terbaik dalam budidaya kelapa sawit.

Ke depan, keberlanjutan industri sawit Indonesia akan sangat bergantung pada kemampuan semua pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. BPDP berencana untuk terus menjalankan program-program yang mendukung keberlanjutan serta memperkuat daya saing produk sawit Indonesia di pasar global.

Dengan berbagai langkah yang diambil, industri sawit diharapkan tidak hanya mampu memenuhi permintaan domestik dan ekspor tetapi juga dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang lebih luas. Seperti diungkapkan oleh seorang narasumber, "Keberlanjutan bukan hanya pilihan, tetapi keharusan untuk industri sawit agar tetap relevan di pasar global yang semakin kompetitif."

Sumber: