BPDPKS Dorong Integrasi Budidaya Sapi dan Kelapa Sawit di Sumsel

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.
BPDPKS berkolaborasi dengan Aspekpir Indonesia untuk mengembangkan budidaya sapi di lahan kelapa sawit, mendukung swasembada daging dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) berupaya meningkatkan kesejahteraan petani sawit di Sumatra Selatan melalui program integrasi budidaya sapi. Kerja sama dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia ini melibatkan pelaksanaan workshop yang diadakan di Palembang, bertujuan untuk memanfaatkan lahan perkebunan kelapa sawit sebagai sentra budidaya sapi.
Workshop yang berlangsung pada 22 Agustus 2024 ini mengusung tema “Memanfaatkan Lahan Perkebunan Sawit Sebagai Sentra Budidaya Sapi Melalui Penerapan Sistem Integrasi Sapi Sawit (SISKA) Menuju Swasembada Daging.” Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kelompok tani dan koperasi anggota Aspekpir yang ada di wilayah Sumatera Selatan. Dalam acara tersebut, para peserta dibekali pengetahuan mengenai sistem integrasi yang dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan tambahan pendapatan bagi petani.
Menurut rilis resmi BPDPKS, workshop ini merupakan bentuk dukungan untuk mencapai swasembada daging di Indonesia, di mana sektor peternakan banyak bergantung pada keberadaan lahan yang selama ini didominasi oleh perkebunan kelapa sawit. Melalui penerapan sistem integrasi sapi sawit, diharapkan petani dapat memanfaatkan sisa-sisa hasil panen kelapa sawit sebagai pakan ternak, sehingga menghasilkan daging dengan kualitas baik dan meningkatkan pendapatan keluarga petani.
- BPDPKS dan Varietas Topaz Dukung Peningkatan Perkebunan Sawit (25 Maret 2026)
- Belasan OAP Merauke Kuasai Teknik Panen Sawit untuk Meningkatkan SDM Lokal (28 Maret 2026)
- Kebun Sawit KPPKS Diremajakan di Tengah Rencana Penyitaan Lahan (1 April 2026)
- Harga TBS Kelapa Sawit Riau Naik, Kotawaringin Timur Siap PSR 2026 (30 Maret 2026)
Keberhasilan program ini tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi bagi petani, tetapi juga membantu pemerintah dalam mencapai target swasembada daging nasional. Dalam jangka panjang, diharapkan kolaborasi ini dapat menjadi model bagi pengembangan sektor pertanian dan peternakan di daerah lain di Indonesia.
Dengan adanya inisiatif dari BPDPKS dan Aspekpir, petani sawit di Sumatera Selatan diharapkan dapat beradaptasi dan berinovasi, sehingga tidak hanya bergantung pada hasil panen kelapa sawit, tetapi juga mampu mengembangkan usaha budidaya sapi yang berkelanjutan.
Sumber:
- BPDPKS Dukung Petani Sawit Sumsel Kembangkan Budidaya Sapi Melalui Pol... — Hai Sawit (2024-08-25)