BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Budidaya & Agronomi

Harga TBS Sawit Riau Naik Menjelang Lebaran, CPO Juga Menguat

11 Maret 2026|Harga TBS Sawit Swadaya
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Harga TBS Sawit Riau Naik Menjelang Lebaran, CPO Juga Menguat

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Riau mengalami kenaikan menjelang Lebaran, dengan TBS umur 9 tahun mencapai Rp3.682,22 per kg, didorong oleh harga CPO.

(2026/03/11) Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Provinsi Riau mengalami kenaikan menjelang Lebaran, dengan TBS umur 9 tahun mencapai Rp3.682,22 per kilogram. Kenaikan ini terjadi dalam periode 11โ€“17 Maret 2026 dan dipicu oleh penguatan harga minyak sawit mentah (CPO) yang kini tercatat di level Rp14.776,36 per kilogram.

Kenaikan harga TBS ini sangat penting bagi industri sawit Indonesia, terutama di Riau yang merupakan salah satu pusat produksi kelapa sawit terbesar. Dengan meningkatnya harga TBS, diharapkan pendapatan petani sawit juga meningkat, yang pada gilirannya dapat memperbaiki kesejahteraan mereka menjelang hari raya.

Harga TBS kelapa sawit untuk kelompok umur lainnya juga mengalami kenaikan. Misalnya, TBS umur 10-20 tahun tercatat Rp3.644,86 per kilogram, sementara umur 3 tahun mencapai Rp2.853,59 per kilogram. Ini menunjukkan tren positif bagi para petani sawit di Riau, yang sebelumnya sempat mengalami tekanan harga.

Selain itu, harga kernel sawit juga menunjukkan kenaikan signifikan, mencapai Rp14.244,93 per kilogram. Kenaikan harga TBS dan komponen pembentuknya diharapkan dapat mendorong program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang tengah dijalankan di Papua. PSR bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kelapa sawit dengan mengganti sawit tua dengan bibit unggul.

Meskipun PSR di Papua menghadapi kendala terkait legalitas lahan dan administrasi, target awal untuk merealisasikan 1.000 hektare dari total 3.000 hektare yang disetujui pemerintah tetap dikejar. Hal ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan produksi kelapa sawit yang berkelanjutan meskipun tantangan yang ada.

Kenaikan harga TBS menjelang Lebaran ini juga berimplikasi positif terhadap industri hilir yang bergantung pada pasokan sawit, seperti produksi minyak goreng. Dengan meningkatnya permintaan menjelang hari raya, diharapkan industri ini dapat memanfaatkan momentum untuk meningkatkan produksi dan penjualan.

Secara keseluruhan, perkembangan harga TBS dan CPO ini menunjukkan optimisme di tengah tantangan yang dihadapi industri sawit. Para petani, pengusaha, dan pemerintah perlu bekerja sama untuk memastikan keberlanjutan sektor ini dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada industri sawit.

Sumber:

  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 11โ€“17 Maret 2026 Naik Rp129,83 per Kg โ€” Info Sawit (2026-03-11)
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jelang Lebaran Naik, Umur 9 Tahun Tembus Rp3.682,22 per Kg โ€” Sawit Setara (2026-03-11)
  • Kendala Legalitas Lahan dan Administrasi, Pelaksanaan PSR di Papua Masih Hadapi Tantangan โ€” Sawit Setara (2026-03-11)
  • Harga TBS Kelapa Sawit Plasma Riau Juga Naik, Umur 9 Tahun Capai Rp3.723,20 per Kg โ€” Sawit Setara (2026-03-11)