Indonesia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dengan Uni Eropa dan Eurasia

Prabowo memberikan pidato mengenai pentingnya industri kelapa sawit untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia dan penyelesaian negosiasi perjanjian dagang dengan Uni Eropa menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi ekonomi Indonesia di kancah internasional.
(2025/06/20) Indonesia menyaksikan momentum penting dalam penguatan hubungan ekonomi internasionalnya, dengan penyelesaian negosiasi perjanjian dagang Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Area (I-EAEU FTA) serta kemajuan signifikan dalam perjanjian dagang dengan Uni Eropa. Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi sorotan utama dalam upaya memperluas akses pasar untuk produk Indonesia di kawasan Eurasia.
Dalam pertemuan yang berlangsung di St. Petersburg, Prabowo dan Putin sepakat untuk segera menyelesaikan perjanjian I-EAEU FTA yang diharapkan dapat membuka pasar bagi produk Indonesia, termasuk minyak sawit mentah (CPO), ke negara-negara anggota EAEU seperti Rusia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, dan Kirgizstan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kesepakatan ini menandai babak baru dalam kerja sama ekonomi Indonesia dan EAEU setelah beberapa putaran perundingan yang dilakukan sejak Desember 2022.
Di sisi lain, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengonfirmasi bahwa proses negosiasi perjanjian dagang Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) juga telah mencapai tahap akhir. Menurutnya, substansi perjanjian sudah selesai dan kini hanya tinggal penjabaran teknis dalam bentuk naskah resmi yang perlu dirampungkan. Namun, negosiasi ini tidak tanpa tantangan, terutama terkait dengan hambatan non-tarif yang dikenakan Uni Eropa terhadap komoditas unggulan Indonesia seperti sawit dan nikel.
- Indonesia dan Prancis Perkuat Kerja Sama Strategis Sementara CPOPC Memperkuat Posisi Global (23 Februari 2026)
- Peluang Besar Sektor Sawit Indonesia Melalui Keanggotaan BRICS (22 Februari 2026)
- Ekspor CPO Indonesia Tertekan oleh Ketegangan di Timur Tengah (27 Maret 2026)
- Kelapa Sawit Menjadi Ikon Perdamaian dan Kemandirian di Berbagai Negara (23 Februari 2026)
Selama kunjungannya, Prabowo juga membahas peluang investasi di sektor gula dan ekspor CPO dengan Menteri Pertanian Federasi Rusia, Oksana Nikolaevna Lut. Pembicaraan ini menunjukkan sinergi antara kedua negara dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kerja sama di bidang pertanian. Selain itu, pembukaan akses untuk impor daging dari Rusia ke Indonesia turut menjadi agenda penting dalam pertemuan bilateral ini.
Legislator Indonesia, Andina Thresia Narang, menyatakan bahwa kunjungan Prabowo ke Rusia juga memiliki dampak positif bagi diplomasi Indonesia di tingkat global. Ia meyakini peran Indonesia bisa membantu menurunkan eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Israel. Ini menunjukkan bahwa langkah-langkah diplomatik yang diambil Indonesia tidak hanya mendukung kepentingan ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas kawasan dan perdamaian internasional.
Ekonom senior dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad, menilai bahwa penguatan kerja sama dengan Rusia dan penyelesaian perjanjian dengan Uni Eropa merupakan sinyal positif bagi pemulihan ekonomi Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam blok ekonomi BRICS dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional.
Dengan berbagai langkah strategis yang diambil oleh pemerintah, Indonesia berpotensi untuk memperkuat posisi ekonominya di kancah global, meskipun tantangan dalam bentuk kebijakan proteksionis tetap perlu diwaspadai. Kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Sumber:
- Mendag Ungkap Alasan Negosiasi Perjanjian Dagang RI-Eropa Alot โ CNBC (2025-06-20)
- Prabowo dan Putin Bertemu, Perjanjian Dagang RI-Eurasia Bakal Dikebut โ Detik (2025-06-20)
- Negosiasi Perjanjian Dagang RI-Eurasia Akhirnya Rampung, Ini Manfaatnya โ Detik (2025-06-20)
- Mentan RI dan Mentan Federasi Rusia Hahas Investasi Gula Hingga Ekspor CPO โ Sawit Indonesia (2025-06-20)
- Legislator: Prabowo ke Rusia Bisa Bantu Turunkan Eskalasi Iran Vs Israel โ Detik (2025-06-20)
- Kerja Sama RI-Rusia Diyakini Bisa Bikin Otot Ekonomi Indonesia Makin 'Strong' โ MetroTV (2025-06-20)
- Kunjungan Prabowo ke Rusia Momentum Perluas Pengaruh Indonesia โ MetroTV (2025-06-20)
- Indonesia Rampungkan Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Uni Ekonomi Eurasia โ MetroTV (2025-06-20)
- Rampungkan I-EAEU FTA, RI Perkuat Diplomasi Ekonomi dengan Rusia โ Detik (2025-06-20)