BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Teknologi & Inovasi

Inovasi Kuliner dan Pemberdayaan Masyarakat: Dua Langkah Menuju Kemandirian

22 Februari 2026|Inovasi kuliner dan pemberdayaan
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Inovasi Kuliner dan Pemberdayaan Masyarakat: Dua Langkah Menuju Kemandirian

Produk kosmetik berbahan dasar kelapa sawit menunjukkan potensi hilirisasi yang menjanjikan dalam industri sawit Indonesia.

Inovasi dalam bidang kuliner dan program pemberdayaan masyarakat menjadi dua langkah penting untuk mencapai kemandirian di Indonesia.

Indonesia terus berupaya mengembangkan kemandirian ekonomi dan kesehatan masyarakat melalui inovasi di bidang kuliner serta program pemberdayaan masyarakat. Salah satu upaya tersebut ditunjukkan melalui resep alternatif untuk membuat gorengan bakwan yang lebih sehat dan peluncuran Sekolah Desa Berdaya oleh PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA).

Gorengan bakwan adalah salah satu makanan favorit di Indonesia, namun sering kali dianggap kurang sehat karena penggunaan tepung dan minyak goreng yang tinggi. Dokter Zaidul Akbar memperkenalkan resep baru yang memungkinkan masyarakat untuk menikmati bakwan tanpa tepung dan minyak sawit. Dalam tayangan Youtube JSR Store, dr Zaidul menjelaskan bahwa ia ingin menawarkan alternatif yang lebih baik bagi kesehatan. “Kita coba mengganti kebiasaan yang terlalu banyak minyak dan tepung, ya. Saya ingin menyampaikan bentuk resep baru,” ujar dr Zaidul. Resep ini tidak hanya menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan yang lebih sehat.

Sementara itu, di sisi lain, PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) meluncurkan Sekolah Desa Berdaya sebagai bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi operasional perusahaan. Program ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendidikan berbasis kearifan lokal. Peluncuran Sekolah Desa Berdaya dilakukan di dua lokasi di Metro BGA Region Nanga Tayap dan mencakup fasilitas seperti gedung sekolah dan media praktik, serta kegiatan penanaman jagung.

Inisiatif ini merupakan bagian dari gerakan sosial Bumitama Berdaya, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Dengan membekali masyarakat desa dengan keterampilan dan pengetahuan, diharapkan mereka dapat lebih mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup. Program ini sejalan dengan upaya untuk menciptakan keberlanjutan dalam industri kelapa sawit, yang sering kali mendapat sorotan terkait dampak sosial dan lingkungan.

Kolaborasi antara inovasi kuliner dan program pemberdayaan masyarakat ini menciptakan sinergi yang positif bagi masyarakat Indonesia. Dengan semakin banyaknya alternatif sehat dalam konsumsi makanan dan peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pendidikan, diharapkan akan tercipta masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera di masa depan. Kemandirian ini tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi individu, tetapi juga untuk masyarakat secara keseluruhan.

Sumber:

  • Bikin Gorengan Bakwan Bisa Tetap Enak Meski Tanpa Tepung dan Minyak Sawit, dr Zaidul Akbar Bagikan Resep — TVOne (2025-04-01)
  • Menjawab Tantangan Desa Menuju Kemandirian, BGA Luncurkan Sekolah Desa Berdaya — Info Sawit (2025-04-01)