BeritaSawit.id
πŸ“Š Memuat data pasar...
Tenaga Kerja

Muba Cetak Tenaga Ahli Sawit Gratis, Dukung Industri Perkebunan

4 April 2026|Tenaga Ahli Sawit Gratis
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Muba Cetak Tenaga Ahli Sawit Gratis, Dukung Industri Perkebunan

Petani sawit mengikuti pelatihan di kebun sawit untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas mereka.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggandeng AKPY-STIPER Yogyakarta untuk mencetak tenaga kerja terampil melalui program beasiswa sawit 2026, mendukung kebutuhan industri kelapa sawit.

(2026/04/04) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjalin kerja sama dengan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY-STIPER) untuk memfasilitasi beasiswa pendidikan kelapa sawit gratis pada 4 April 2026. Kerja sama ini bertujuan untuk mencetak tenaga kerja terampil yang siap mengisi kebutuhan industri perkebunan kelapa sawit di daerah tersebut.

Inisiatif ini dipimpin oleh Bupati Muba, H.M. Toha Tohet, dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, dengan memanfaatkan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Program pendidikan vokasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dengan adanya program ini, diharapkan akan terbentuk tenaga ahli yang berkompeten dalam bidang kelapa sawit. Hal ini penting mengingat industri sawit merupakan salah satu pilar utama perekonomian daerah yang menyerap banyak tenaga kerja. Selain itu, peningkatan keterampilan tenaga kerja juga akan mendorong produktivitas dan efisiensi di sektor perkebunan.

Program ini sejalan dengan pencapaian AKPY-STIPER Yogyakarta yang baru-baru ini meluluskan 298 mahasiswa menjadi Ahli Pratama dalam bidang kelapa sawit. Penyerahan ijazah tersebut menjadi tanda bahwa lembaga pendidikan ini secara konsisten berperan dalam menyiapkan tenaga kerja terampil untuk mendukung industri sawit nasional.

Dengan latar belakang tersebut, kolaborasi antara Pemkab Muba dan AKPY-STIPER diharapkan dapat mengatasi tantangan kekurangan tenaga kerja terampil di sektor perkebunan. Melalui program beasiswa ini, diharapkan lebih banyak putra-putri daerah yang dapat berpartisipasi dalam pendidikan vokasi dan berkontribusi langsung di industri sawit, yang merupakan komoditas unggulan Indonesia.

Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap tenaga kerja terampil di sektor perkebunan kelapa sawit akan terus meningkat, seiring dengan perkembangan teknologi dan praktik pertanian yang lebih modern. Oleh karena itu, program seperti ini sangat krusial untuk memastikan industri tetap berdaya saing dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

β€œKami berharap sinergi ini akan melahirkan generasi baru yang tidak hanya terampil tetapi juga berkomitmen untuk mengembangkan industri sawit yang berkelanjutan,” kata H.M. Toha Tohet. Dengan dukungan pendidikan yang memadai, diharapkan industri kelapa sawit Indonesia dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sumber: