BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Berita Harian

Skandal Keuangan Lurah Jakarta Timur: Utang Rp 17 Juta Mengguncang Karier Eric Dasya Refanda

1 Juli 2025|Skandal Keuangan Lurah Jakarta Timur
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Skandal Keuangan Lurah Jakarta Timur: Utang Rp 17 Juta Mengguncang Karier Eric Dasya Refanda

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.

Lurah Malaka Sari, Eric Dasya Refanda, terpaksa dicopot dari jabatannya setelah terlibat dalam skandal peminjaman uang yang melibatkan petugas PPSU.

(2025/07/01) Jakarta Timur menjadi sorotan publik setelah Lurah Malaka Sari, Eric Dasya Refanda, terpaksa dicopot dari jabatannya akibat terungkapnya peminjaman uang senilai Rp 17 juta kepada petugas Penanganan Prasaran dan Sarana Umum (PPSU). Kasus ini mengundang perhatian luas mengingat posisi Eric sebagai pemimpin di tingkat kelurahan, yang seharusnya menjadi contoh integritas bagi warganya.

Insiden ini bermula ketika Eric diketahui meminjam sejumlah uang dari tiga petugas PPSU. Berdasarkan keterangan dari Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto, Eric melakukan hal tersebut seolah meminta bantuan dari teman, tanpa mempertimbangkan dampak etik dan moral dari tindakan itu. Uang yang dipinjamkan tersebut mencapai total Rp 17 juta, sebuah jumlah yang tidak sedikit dan mencerminkan masalah serius dalam pengelolaan keuangan di tingkat pemerintahan lokal.

Setelah pengungkapan kasus ini, Eric menjalani pemeriksaan dari berbagai pihak, termasuk Camat Duren Sawit, Inspektorat Jakarta Timur, dan Badan Kepegawaian. Proses ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, meskipun situasi ini juga menciptakan ketidakpastian di kalangan masyarakat yang mengharapkan pelayanan publik yang lebih baik.

Pencopotan Eric dari jabatannya tidak hanya berdampak pada dirinya secara pribadi, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai sistem pengawasan keuangan yang ada di lingkungan pemerintah kota. Masyarakat kini menuntut agar ada langkah-langkah perbaikan yang lebih nyata untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Di tengah situasi ini, penting bagi pemerintah untuk memberikan edukasi kepada para pejabat publik tentang etika keuangan dan tanggung jawab mereka terhadap masyarakat. Pelajaran yang diambil dari kasus Eric Dasya Refanda harus menjadi momen introspeksi bagi semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan keuangan publik.

Ke depan, diharapkan ada upaya yang lebih serius dalam memperbaiki sistem pengawasan dan memastikan bahwa pejabat publik dapat menjalankan tugasnya dengan baik, tanpa terjerumus dalam praktik yang merugikan masyarakat. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya integritas dan kepercayaan dalam pemerintahan, yang menjadi fondasi bagi terciptanya pelayanan publik yang efektif dan efisien.

Sumber:

  • Intip Garasi Lurah di Jaktim yang Pinjam Duit PPSU hingga Rp 17 Juta — Detik (2025-07-01)