BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Dinamika Harga Minyak Sawit: Tantangan dan Peluang di Pasar Global

22 Februari 2026|Fluktuasi Harga Minyak Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Dinamika Harga Minyak Sawit: Tantangan dan Peluang di Pasar Global

Gambar menunjukkan crude palm oil (CPO) dalam wadah, menggambarkan produksi minyak kelapa sawit di Indonesia.

Harga minyak sawit mentah (CPO) mengalami fluktuasi di tengah dinamika pasar global, dengan proyeksi kenaikan harga dan dampak terhadap emiten sawit di Indonesia.

Harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global menunjukkan tren fluktuatif, dengan berbagai faktor yang mempengaruhi pergerakannya. Di Malaysia, harga CPO diperkirakan akan bertahan di kisaran RM4.400 hingga RM4.600 per ton sepanjang Maret 2025. Meningkatnya permintaan dari negara berkembang, khususnya di Sub-Sahara Afrika, menjadi salah satu pendorong utama di balik stabilitas harga ini.

Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOC) mencatat bahwa meskipun ada penurunan permintaan dari pasar tradisional seperti India dan Tiongkok, peralihan ekspor ke pasar baru yang berkembang berhasil menjaga volume ekspor minyak sawit Malaysia. Pertumbuhan populasi di Sub-Sahara Afrika, yang mencapai sekitar 30 juta jiwa per tahun, menjadi peluang besar bagi minyak sawit untuk tetap kompetitif di pasar global.

Sementara itu, di Indonesia, harga CPO juga menunjukkan penurunan. Pada 18 Maret 2025, harga CPO di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom tercatat Rp15.050/kg, menurun 0,33% dari hari sebelumnya. Penurunan harga ini juga diwarnai oleh melemahnya harga CPO di Bursa Malaysia, yang mengikuti pergerakan harga minyak nabati lainnya di pasar internasional.

Di sisi lain, penurunan harga CPO ini terjadi di tengah anjloknya harga batu bara yang kini berada di bawah USD 100 per ton. Penurunan harga batu bara ini dipicu oleh kelebihan pasokan di pasar, dan berdampak negatif pada harga CPO yang turun sekitar 4 persen. Situasi ini menunjukkan bahwa pasar komoditas sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal yang saling berkorelasi.

Namun, tidak semua kabar buruk bagi industri sawit. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) diproyeksi akan mengalami pertumbuhan positif di tengah potensi kenaikan harga CPO yang diperkirakan mencapai RM4.350 per metrik ton. Analis dari Trimegah Sekuritas menyebutkan bahwa produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) yang lebih baik dan biaya produksi yang stabil akan mendukung kinerja emiten sawit ini. Kenaikan harga CPO diharapkan memberikan efek positif bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor ini.

Proyeksi harga CPO yang optimis juga didukung oleh analisis dari Ciptadana Sekuritas. Mereka memperkirakan bahwa harga CPO global akan berada di atas RM 4.350 per metrik ton pada tahun 2025-2027, lebih tinggi 4% dibandingkan dengan rata-rata harga 2024. Dengan kondisi cuaca yang normal dan pemulihan produksi, peluang bagi perusahaan seperti DSNG semakin terbuka lebar.

Di tengah tantangan yang ada, seperti fluktuasi harga dan penyesuaian kebijakan ekspor oleh pemerintah Indonesia yang menaikkan tarif ekspor CPO, industri kelapa sawit tetap berusaha untuk beradaptasi dan memanfaatkan peluang yang ada. Kenaikan tarif ekspor ini, yang kini berkisar antara 4,5% hingga 10%, bertujuan untuk mendukung pendanaan dalam peningkatan produktivitas dan keberlanjutan sektor ini.

Secara keseluruhan, meskipun terdapat tantangan yang dihadapi industri kelapa sawit, peluang untuk pertumbuhan dan pemulihan tetap ada. Para pelaku industri perlu terus memantau dinamika pasar dan menyesuaikan strategi mereka agar dapat bersaing di pasar global yang semakin ketat.

Sumber:

  • Harga Minyak Sawit Malaysia Diprediksi Bertahan di RM4.400-RM4.600 per Ton pada Maret โ€” Info Sawit (2025-03-18)
  • Harga Batu Bara Anjlok di Bawah USD 100 per Ton, CPO Turun 4 Persen โ€” Kumparan (2025-03-18)
  • Harga CPO KPBN Inacom Turun 0,33 Persen Pada Selasa (18 per 3) โ€” Info Sawit (2025-03-18)
  • Harga CPO KPBN Inacom Turun Tipis Pada Senin (17 per 3), Harga CPO di Bursa Malaysia Melemah โ€” Info Sawit (2025-03-18)
  • Kinerja Dharma Satya (DSNG) Diproyeksi Tumbuh Positif Seiring Kenaikan Harga CPO โ€” Kontan (2025-03-18)
  • Harga CPO Diproyeksi Naik ke RM 4.500 Per Ton di 2025, Cek Rekomendasi Saham DSNG โ€” Kontan (2025-03-18)