BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Harga TBS dan CPO Menguat, Saham Perkebunan Sawit Melonjak

14 April 2026|Harga TBS Sawit Naik
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Harga TBS dan CPO Menguat, Saham Perkebunan Sawit Melonjak

Harga TBS kelapa sawit meningkat, memberikan harapan baru bagi petani di Indonesia amid tantangan industri.

Harga TBS dan CPO mengalami kenaikan signifikan, sementara saham emiten perkebunan sawit juga menunjukkan tren positif, mencerminkan optimisme pasar.

(2026/04/14) Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Riau mengalami kenaikan menjadi Rp4.088 per kilogram untuk periode 15–21 April 2026, seiring dengan penguatan harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar. Kenaikan ini mencerminkan tren positif yang juga terlihat pada harga perdagangan CPO di Bursa Malaysia dan saham-saham emiten perkebunan sawit.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, menjelaskan bahwa penetapan harga TBS ini mengacu pada regulasi terbaru dan tabel rendemen hasil kajian PPKS Medan. Kenaikan harga TBS ini menjadi angin segar bagi petani sawit di Riau, terutama di tengah fluktuasi pasar yang sering terjadi.

Dalam perkembangan harga CPO, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) melaporkan bahwa harga CPO mencapai Rp15.635 per kilogram pada 13 April 2026, meningkat Rp46/kg atau sekitar 0,30% dibandingkan harga sebelumnya. Harga CPO Franco Dumai juga menunjukkan tren serupa, mencerminkan penguatan harga di pasar internasional.

Di Bursa Malaysia, harga CPO ditutup menguat seiring dengan kenaikan harga minyak mentah dunia. MBSB Investment Bank Bhd memprediksi bahwa harga CPO akan tetap di atas level support dan berpotensi menguji resistance di RM4.890 per ton. Hal ini dipicu oleh situasi geopolitik yang dapat mempengaruhi pasokan minyak global.

Selain itu, saham-saham emiten perkebunan sawit juga mengalami lonjakan. Pada 13 April 2026, saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) melonjak 17,20% ke Rp920 per unit, melanjutkan momentum positif yang sudah berlangsung selama beberapa hari. Kenaikan ini diikuti oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang juga mencatatkan kenaikan signifikan.

Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa jika harga minyak mentah dunia tetap stabil, harga CPO dan saham-saham di sektor perkebunan sawit akan terus berada dalam tren positif. Investor disarankan untuk mengambil posisi long pada saham terkait, mengingat potensi kenaikan harga yang masih ada.

Dengan dinamika yang terus berlangsung di sektor sawit, baik harga TBS maupun CPO menunjukkan sinyal optimisme bagi pelaku industri. Di tengah tantangan dan peluang yang ada, bagaimana strategi para pelaku industri akan menentukan arah perkembangan pasar ke depan?

Sumber: