Harga TBS Sawit Jambi Turun Lagi pada Periode 21–27 Agustus 2026

Buah sawit berserakan dengan uang receh di meja kayu suram, melambangkan harga sawit yang turun dan tekanan terhadap pendapatan petani.
(2026/08/24) Harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi turun Rp12,91/kg menjadi Rp3.866,47/kg untuk umur 10–20 tahun pada periode 21–27 Agustus 2026.
(2026/08/24) Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi turun Rp12,91 per kilogram menjadi Rp3.866,47 per kilogram untuk kelompok umur 10–20 tahun pada periode 21–27 Agustus 2026.
Penetapan harga TBS periode 21–27 Agustus 2026 menunjukkan pelemahan berbarengan dengan level harga crude palm oil (CPO) lokal yang tercatat di Rp15.411,98 per kilogram dan harga inti sawit (kernel) Rp12.484,26 per kilogram dengan indeks K 93,54 persen, menandakan tekanan pada rantai nilai hulu hingga hilir.
Harga TBS berbeda menurut kelompok umur tanaman; harga tertinggi tercatat pada kelompok umur 10–20 tahun sebesar Rp3.866,47 per kilogram, sedangkan harga terendah pada tanaman umur tiga tahun senilai Rp3.203,12 per kilogram, memperlihatkan spread harga antar-kelompok umur yang masih relevan bagi pengelolaan kebun.
- Vision AI on‑premises Dipakai untuk Pantau Sawit dari Pembibitan hingga Panen (12 Agustus 2026)
- Bank Sumsel Babel Tandatangani PKS Dukung Peremajaan Perkebunan Sawit Tahap VII 2026 (7 September 2026)
- Harga TBS Sawit Kalteng dan Kaltim Naik untuk Periode II Agustus 2026 (5 September 2026)
- BPDP Ajak Mahasiswa Kerjakan Riset Terapan untuk Genjot Produktivitas Sawit, Kakao, dan Kelapa (8 Agustus 2026)
Setelah melewati umur produktif 20 tahun, harga TBS menurun bertahap: untuk umur 21 tahun Rp3.805,57 per kilogram dan turun lagi menjadi Rp3.599,13 per kilogram pada umur 25 tahun, data yang dapat memengaruhi keputusan peremajaan kebun oleh pemilik pekebun dan perusahaan plasma.
Perubahan harga TBS ini mengikuti pergerakan indikator harga CPO dan kernel yang disampaikan dalam penetapan periode tersebut; tingkat indeks K 93,54 persen menjadi komponen perhitungan harga inti yang memengaruhi nilai jual tandan buah segar ke pabrik pengolahan.
Dalam konteks kebijakan, industri sawit nasional masih dihadapkan pada regulasi dan program seperti kebijakan biodiesel B35 dan B40 serta kewajiban sertifikasi seperti ISPO dan tuntutan pasar ekspor seperti EUDR yang mempengaruhi permintaan dan harga CPO; data lokal Jambi perlu dilihat bersamaan dengan dinamika kebijakan ini untuk memproyeksikan kelanjutan harga TBS.
Perbandingan historis menunjukkan bahwa harga TBS wilayah-wilayah produsen sering bergerak searah dengan harga CPO internasional dan domestik; pada periode ini angka CPO lokal Rp15.411,98/kg menjadi penentu utama penetapan TBS di Jambi sehingga setiap perubahan kebijakan biodiesel atau pungutan ekspor berpotensi merubah struktur harga di tingkat kebun.
Rincian penetapan harga TBS provinsi Jambi periode 21–27 Agustus 2026 adalah sebagai berikut: umur 3 tahun Rp3.203,12/kg, umur 10–20 tahun Rp3.866,47/kg, umur 21 tahun Rp3.805,57/kg, umur 25 tahun Rp3.599,13/kg; angka-angka ini digunakan pabrik untuk menghitung pembelian tandan dari petani plasma dan swadaya.
Pergerakan harga TBS dan level CPO serta kernel pada periode ini menjadi data input bagi perencanaan panen, logistik, dan keputusan peremajaan; agenda kebijakan terkait biodiesel serta regulasi ekspor yang akan berjalan pada kuartal berikutnya menjadi katalisator yang layak dipantau oleh pelaku industri.
Sumber: