BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Budidaya & Agronomi

Kolaborasi PTPN IV dan TNI dalam Menangani Pencurian Tandan Buah Segar

22 Februari 2026|Keamanan aset perkebunan
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Kolaborasi PTPN IV dan TNI dalam Menangani Pencurian Tandan Buah Segar

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Karyawan PTPN IV Regional VI dan anggota TNI berhasil menggagalkan upaya pencurian lebih dari 2,6 ton tandan buah segar, menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan aset perkebunan.

Langsa, Aceh Tamiang, menjadi saksi keberhasilan kolaborasi antara karyawan PTPN IV Regional VI dan personel TNI dalam menggagalkan aksi pencurian yang mengancam hasil perkebunan. Enam karyawan yang bertugas di Afdeling V Unit Kebun Lama, bersama seorang anggota TNI dari Kodim 0104/Aceh Timur, berhasil menyelamatkan lebih dari 2,6 ton tandan buah segar (TBS) dari tangan pencuri.

Penghargaan atas keberanian dan ketekunan mereka diserahkan oleh Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN IV Regional VI dalam sebuah upacara yang berlangsung pada Kamis malam, 12 April 2025. Ketua Umum SPBUN PTPN IV Regional VI, Rusli Achmad SE, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada para karyawan dan anggota TNI tersebut. "Total TBS yang berhasil diselamatkan sebanyak 2.610 kilogram, ini merupakan pencapaian yang patut dicontoh," ujarnya.

Di tengah tantangan yang dihadapi oleh industri kelapa sawit, tindakan sigap dari karyawan dan TNI ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta. Keberhasilan ini tidak hanya mengamankan hasil perkebunan, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang bagaimana kerja sama yang baik dapat mengatasi masalah pencurian yang merugikan para petani dan perusahaan perkebunan.

Industri kelapa sawit di Indonesia, yang merupakan salah satu komoditas utama negara, terus menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah pencurian hasil panen. Peningkatan tindakan pencurian dapat mengakibatkan kerugian signifikan bagi perusahaan dan petani. Oleh karena itu, langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang lebih ketat sangat diperlukan untuk melindungi aset-aset berharga ini.

Keberhasilan PTPN IV Regional VI dan TNI dalam menggagalkan aksi pencurian ini diharapkan dapat mendorong perusahaan-perusahaan lain untuk melakukan hal serupa. Selain itu, dukungan masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keamanan area perkebunan juga sangat diperlukan agar hasil pertanian dapat dikelola dengan baik dan berkelanjutan.

Sumber:

  • Karyawan PTPN IV Regional VI dan Personel TNI Selamatkan Lebih 2,6 Ton TBS dari Aksi Pencurian — Media Perkebunan (2025-04-12)