BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Harga CPO Diprediksi Stabil di RM4,500 Didukung Ekspansi Biodiesel

24 April 2026|Harga CPO dan ekspansi biodiesel
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Harga CPO Diprediksi Stabil di RM4,500 Didukung Ekspansi Biodiesel

Gambar ini menampilkan para pemimpin CPOPC dalam upaya kolaborasi industri kelapa sawit global.

Harga CPO diperkirakan akan tetap mendekati RM4,500 per ton didorong oleh peningkatan margin biodiesel dan harga minyak mentah yang tinggi.

(2026/04/24) Harga minyak sawit mentah (CPO) diproyeksikan akan tetap stabil di sekitar RM4,500 per ton dalam waktu dekat, didorong oleh peningkatan margin biodiesel dan harga minyak mentah yang tinggi. Meskipun demikian, permintaan ekspor yang lebih lemah dan kenaikan stok dapat membatasi potensi kenaikan harga lebih lanjut.

Malaysian Palm Oil Council (MPOC) menyatakan bahwa harga CPO saat ini didukung oleh kondisi ekonomi biodiesel yang menguntungkan dan kemungkinan terjadinya fenomena El Niño. Namun, inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat di negara-negara pengimpor utama menjadi tantangan bagi permintaan ekspor minyak sawit.

Data terbaru menunjukkan bahwa stok minyak sawit di Malaysia turun 16,1% menjadi 2,26 juta ton pada bulan Maret, sementara ekspor mencapai 1,55 juta ton, melebihi produksi yang hanya 1,37 juta ton. Kinerja ekspor yang kuat ini dipengaruhi oleh pengiriman yang dipercepat sebelum kenaikan biaya pengiriman, serta penurunan ekspor dari Indonesia setelah pengiriman yang padat sebelum bulan Maret.

Pada saat yang sama, harga CPO di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) tercatat naik menjadi Rp 15.488 per kg pada 23 April 2026, meningkat Rp 76/kg atau sekitar 0,49% dibandingkan hari sebelumnya. Namun, di Bursa Malaysia Derivatives, perdagangan CPO mengalami pelemahan setelah mencatat penguatan dalam tiga sesi berturut-turut, akibat aksi ambil untung oleh pelaku pasar.

Dengan memasuki puncak musim produksi, peningkatan stok menjadi perhatian. Meskipun harga CPO diperkirakan akan bertahan di level yang menguntungkan, dampak dari kondisi pasar yang bergejolak dan permintaan yang tidak pasti dapat mempengaruhi prospek harga ke depan. Menurut MPOC, pergerakan harga minyak sawit akan terus dipantau seiring dengan perkembangan ekonomi global dan kebijakan terkait biodiesel.

“Kami akan terus mengamati kondisi pasar dan dampak dari faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi harga CPO,” kata seorang perwakilan MPOC.

Sumber: