Kenaikan Harga TBS dan Peningkatan Kompetensi Lingkungan di Sektor Kelapa Sawit

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengalami kenaikan signifikan, diiringi dengan upaya peningkatan kompetensi pengelolaan lingkungan di industri kelapa sawit.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau mengalami kenaikan menjadi Rp 3.620,96 per kg untuk periode 26 Februari hingga 4 Maret 2025. Kenaikan ini merupakan hasil dari rapat penetapan harga yang dilakukan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Riau. Defris Hatmaja, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, menyatakan bahwa kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun, yang meningkat sebesar Rp 56,06/kg atau 1,57% dari minggu sebelumnya. Selain itu, harga cangkang sawit ditetapkan sebesar Rp 31,25/kg dan berlaku untuk satu bulan ke depan.
Lonjakan harga minyak sawit mentah (CPO) juga turut memberikan dampak positif terhadap harga TBS di Provinsi Sumatera Utara. Hasil rapat Kelompok Kerja Teknis Tim Rumus Harga Pembelian TBS mengumumkan bahwa harga CPO meningkat sebesar Rp 298,33 per kilogram, dari Rp 14.675,98 menjadi Rp 14.974,31. Hal ini berkontribusi pada penguatan harga pembelian TBS bagi petani sawit mitra plasma di seluruh Sumatera Utara untuk periode yang sama. Dengan demikian, harga TBS untuk mitra plasma ditetapkan mencapai Rp 3.683,33 per kg, mencerminkan kenaikan sebesar Rp 78,77/kg atau 2,19% dari periode sebelumnya.
Di tengah kondisi harga yang menguntungkan bagi petani, perhatian terhadap pengelolaan lingkungan menjadi semakin penting. PT Daya Guna Lestari baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi profesi di bidang lingkungan di PT Sawit Nabati Agro, yang merupakan bagian dari IOI Group. Kegiatan yang berlangsung dari 18 hingga 21 Februari 2025 ini dihadiri oleh 18 peserta dan mencakup berbagai materi, termasuk pengelolaan pencemaran air dan udara, serta pengelolaan limbah B3. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memperdalam pemahaman dan kemampuan teknis peserta dalam pengelolaan lingkungan sesuai dengan standar yang berlaku.
- Harga CPO Berpotensi Naik Terkait Konflik Geopolitik, Harga Sawit Jambi Meningkat (27 Maret 2026)
- Harga CPO Naik Dorong Laba Cisadane Sawit Raya dan Saham Perkebunan Menguat (28 Maret 2026)
- Harga TBS Sawit Melorot di Sumut dan Naik di Kalbar Pasca Lebaran (26 Maret 2026)
- Harga CPO Diproyeksi Meningkat Hingga USD 1.783 pada Juni 2026 (4 April 2026)
Dengan meningkatnya harga TBS dan komitmen untuk memperbaiki pengelolaan lingkungan, industri kelapa sawit Indonesia menunjukkan arah yang positif. Kenaikan harga ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi para petani, tetapi juga mendorong praktik pengelolaan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Upaya peningkatan kompetensi di bidang lingkungan menjadi krusial dalam menjaga keberlanjutan industri ini, sejalan dengan tantangan global yang semakin menekankan pentingnya keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Sumber:
- Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Naik Menjadi Rp 3.620,96 per kg Untuk Satu Minggu Kedepan โ Sawit Indonesia (2025-02-26)
- Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Lingkungan: PT Daya Guna Lestari Gelar Pelatihan dan Sertifikasi di PT Sawit Nabati Agro (IOI Group) โ Hai Sawit (2025-02-26)
- CPO Kuatkan Harga TBS Mitra Plasma Sumut Periode 26 Februari โ 4 Maret 2025 โ Media Perkebunan (2025-02-26)
- Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Periode 26 Februari โ 4 Maret 2025 Rp 3.683,33 per Kg โ Sawit Indonesia (2025-02-26)